Petugas Sampah Kecelakaan
Inilah Lokasi Ois Nusi Petugas DLH Gorontalo Tersangkut Kabel hingga Kritis
Pengamatan TribunGorontalo di lokasi, Selasa (8/9/2025), menunjukkan kabel-kabel ini berada di jalur dengan mobilisasi yang cukup tinggi.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-kondisi-kabel-kabel-di-Jalan-Kalimantan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kondisi kabel-kabel di Jalan Kalimantan, Kota Gorontalo, terlihat semrawut. Kabel-kabel ini membujur dan melintang rendah sekitar 3 hingga 4 meter dari permukaan jalan.
Pengamatan TribunGorontalo.com di lokasi, Selasa (8/9/2025), menunjukkan kabel-kabel ini berada di jalur dengan mobilisasi yang cukup tinggi.
Kondisi ini menjadi pemicu kecelakaan yang menimpa Ois Nusi (24), seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo.
Ois terjatuh saat sedang bertugas mengangkut sampah pada Minggu (14/9/2025).
Menurut kesaksian Nindi, warga setempat, Ois terkena kabel yang melintang rendah saat akan mengambil sampah di area penjual buah.
"Teman-temannya baru sadar kalau Ois terjatuh setelah mobil berjarak sekitar 10 meter," ujar Nindi.
Saat terjatuh, Ois langsung mengalami kejang-kejang dan tidak sadarkan diri.
"Kami lihat dia kejang-kejang, tidak lama kemudian ambulans datang dan membawanya," lanjut Nindi.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita ini membuat Ois dilarikan ke RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo dan kini masih dalam penanganan intensif.
Kondisi Korban
Menurut Indah Nusi, kakak korban, kondisi Ois masih belum stabil. Ois telah menjalani operasi akibat benturan keras di kepala bagian depan kiri.
"Dia merespons, tetapi belum bisa membuka mata. Sudah dioperasi, tapi HB-nya turun," ungkap Indah kepada TribunGorontalo.com, Senin (15/9/2025).
Benturan yang dialami Ois cukup serius. "Kepala depan bagian samping yang terbentur, itu yang dioperasi," tambahnya.
Pihak keluarga mengaku telah mendapat jaminan dari DLH Kota Gorontalo bahwa seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh dinas. "Dari dinas siap bertanggung jawab, mereka saat ini katanya masih mengurus berkas. Namun, kalau ada pembayaran, diminta untuk ditalangi dulu nanti akan diganti," jelas Indah.
Kronologi Lengkap