Mudik Lebaran 2026
Pospam Telaga Gorontalo Awasi Rumah Ditinggal Mudik, Penghuni Hanya Perlu Melapor
Pos Pengamanan (Pospam) Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Telaga Park, Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pos-Pengamanan-Idulfitri-1447-H-di-Telaga-Park.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pospam fokus pada keamanan, pelayanan mudik, dan pengaturan lalu lintas di jalur strategis dekat Jembatan Telaga
- Pospam melibatkan 28 personel polisi serta instansi lain (Dishub, Satpol PP, Dinkes)
- Pospam menjaga keamanan pusat keramaian, melakukan patroli rutin, dan membantu pengunjung
TRIBUNGORONTALO.COM – Pos Pengamanan (Pospam) Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Telaga Park, Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, merupakan salah satu titik strategis dalam menjaga keamanan.
Para personel gabungan ini juga mengurai arus lalu lintas selama periode mudik dan perayaan Lebaran.
Kapolsek Telaga, Iptu Fredy Yasin, menjelaskan bahwa pos pengamanan tersebut telah mulai beroperasi sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026.
Keberadaan pos ini tidak hanya difokuskan pada pengamanan, tetapi juga pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik.
Ia menegaskan, fungsi utama pos tersebut adalah untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama momen Lebaran.
“Fungsi dari pos ini adalah untuk meminimalisir segala bentuk kejahatan atau tindak pidana pada saat mudik atau perayaan Lebaran,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (17/3/2026).
Selain aspek keamanan, posisi Pospam yang berada dekat Jembatan Telaga merupakan akses keluar masuk antara Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. Hal itu membuatnya berperan penting dalam mengurai kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di titik tersebut.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan tidak hanya melibatkan pihak kepolisian.
Fredy menyebut, terdapat sejumlah instansi yang turut bersinergi dalam menjaga kelancaran dan keamanan di lokasi tersebut.
“Yang terlibat dalam pos pengamanan khususnya di Telaga ini terdiri dari anggota polisi, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan lain-lain,” jelasnya.
Baca juga: Polisi Gorontalo Utara Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Desa Popalo
Khusus untuk personel kepolisian, sebanyak 28 anggota diterjunkan, yang merupakan gabungan dari personel Polres dan Polsek.
Sejak didirikan, ia menilai pos pengamanan tersebut cukup efektif dalam menjalankan fungsinya, baik dalam menjaga keamanan maupun mengurai kemacetan di kawasan Telaga.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan pos tersebut, terutama bagi yang hendak mudik.