Berita Gorontalo
Negosiasi Harga hingga Screenshot Lokasi, Ini Cara Satpol PP Gorontalo Ungkap Prostitusi Online
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gorontalo memiliki cara tersendiri untuk mengungkap praktik prostitusi online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-aplikasi-hijau-jadi-alat-transaksi-prostitusi-online-di-Gorontalo.jpg)
Dalam setiap operasi, Satpol PP juga melibatkan lintas sektor seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Dinas Kesehatan untuk penanganan lebih lanjut terhadap perempuan yang diamankan.
Setelah diamankan, mereka terlebih dahulu dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.
“Kita bekerja tidak secara ego sektoral. Kita hubungi Dinas Pemberdayaan Perempuan, kemudian Dinas Kesehatan datang untuk melakukan screening kesehatan,” pungkasnya.
Profil Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Gorontalo, Indonesia, dengan ibu kota berada di Kecamatan Limboto.
Sejak dibentuk pada 1959, wilayah ini telah mengalami tiga kali pemekaran daerah, yakni pembentukan Kabupaten Boalemo pada 1999, Kabupaten Bone Bolango pada 2003, dan Kabupaten Gorontalo Utara pada 2007.
Kabupaten Gorontalo memiliki luas wilayah sekitar 1.750,83 kilometer persegi dan merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Gorontalo.
Pada 2010, jumlah penduduknya tercatat 355.988 jiwa atau sekitar 34,22 persen dari total penduduk provinsi.
Lalu pada pertengahan 2023 jumlah penduduknya mencapai 415.198 jiwa.
Secara historis, hari lahir Kabupaten Gorontalo ditetapkan pada 26 November 1673 yang merujuk pada perjanjian persatuan lima kerajaan yang dikenal sebagai U Duluwo Limo Lo Pohala'a, yakni Kerajaan Gorontalo, Limboto, Suwawa, Boalemo, dan Atinggola.
Kabupaten Gorontalo sendiri secara administratif dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi, dengan ibu kota awal di Isimu sebelum dipindahkan ke Limboto pada 1978.(*)