Mahasiswa Ditemukan Meninggal
Polisi Gorontalo Selidiki Kematian Didik Pratama, Korban Sempat Keluhkan Dada Sesak dan Muntah Darah
Aparat Kepolisian saat ini tengah menyelidiki secara intensif penyebab kematian seorang pria bernama Didik Pratama yang ditemukan tak bernyawa
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tim-Inafis-Polda-Gorontalo-memeriksa-jasad-seorang-mahasiswa.jpg)
Tim Inafis dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendalam guna mengungkap fakta-fakta di lapangan.
Keterlibatan Tim Inafis sangat krusial untuk mencari petunjuk fisik yang berkaitan dengan penyebab pasti kematian korban.
Identitas Korban Terungkap
Identitas korban kemudian teridentifikasi sebagai Didik Pratama Karim, seorang pria berusia 33 tahun.
Berdasarkan data kependudukan, korban berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Boalemo.
Alamat lengkap korban tercatat berada di Dusun Taruna, Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman.
Polisi mulai menghimpun informasi sementara dari orang-orang terdekat serta lingkungan pertemanan korban di sekitar kos.
Dari penelusuran awal, ditemukan fakta bahwa Didik pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya beberapa waktu terakhir.
Bripka Alfian menyebutkan bahwa korban sering bercerita kepada temannya mengenai rasa sakit yang dideritanya.
Keluhan utama yang disampaikan korban adalah rasa sakit atau sesak pada bagian dada.
Selain sesak dada, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban juga kerap mengalami muntah darah.
Meski terdapat riwayat keluhan kesehatan tersebut, polisi belum memberikan kesimpulan final mengenai penyebab kematian.
Penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan apakah kematian murni karena penyakit atau ada faktor lain.
Saat pertama kali ditemukan oleh saksi, posisi korban berada di dalam kamar kos dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Bripka Alfian menjelaskan bahwa posisi tubuh korban saat itu terlihat seperti orang yang sedang beristirahat.
Tubuh Didik ditemukan dalam posisi mengarah miring, selayaknya posisi seseorang saat sedang tidur.