Sabtu, 14 Maret 2026

Mahasiswa Ditemukan Meninggal

Polisi Gorontalo Selidiki Kematian Didik Pratama, Korban Sempat Keluhkan Dada Sesak dan Muntah Darah

Aparat Kepolisian saat ini tengah menyelidiki secara intensif penyebab kematian seorang pria bernama Didik Pratama yang ditemukan tak bernyawa

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Polisi Gorontalo Selidiki Kematian Didik Pratama, Korban Sempat Keluhkan Dada Sesak dan Muntah Darah
TribunGorontalo.com
MAHASISWA MENINGGAL — Tim Inafis Polda Gorontalo memeriksa jasad seorang mahasiswa di sebuah indekos. Aparat Kepolisian saat ini tengah mendalami dan menyelidiki secara intensif penyebab kematian seorang pria bernama Didik Pratama. 

Tim Inafis dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendalam guna mengungkap fakta-fakta di lapangan.

Keterlibatan Tim Inafis sangat krusial untuk mencari petunjuk fisik yang berkaitan dengan penyebab pasti kematian korban.

Identitas Korban Terungkap

PENEMUAN MAYAT – Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polda Gorontalo melakukan olah TKP di salah satu rumah kos di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, usai ditemukannya sesosok pria berinisial DPK (33) dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (4/2/2026) sore.
PENEMUAN MAYAT – Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polda Gorontalo melakukan olah TKP di salah satu rumah kos di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, usai ditemukannya sesosok pria berinisial DPK (33) dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (4/2/2026) sore. (TribunGorontalo.com)

Identitas korban kemudian teridentifikasi sebagai Didik Pratama Karim, seorang pria berusia 33 tahun.

Berdasarkan data kependudukan, korban berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Boalemo.

Alamat lengkap korban tercatat berada di Dusun Taruna, Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman.

Polisi mulai menghimpun informasi sementara dari orang-orang terdekat serta lingkungan pertemanan korban di sekitar kos.

Dari penelusuran awal, ditemukan fakta bahwa Didik pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya beberapa waktu terakhir.

Bripka Alfian menyebutkan bahwa korban sering bercerita kepada temannya mengenai rasa sakit yang dideritanya.

Keluhan utama yang disampaikan korban adalah rasa sakit atau sesak pada bagian dada.

Selain sesak dada, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban juga kerap mengalami muntah darah.

Meski terdapat riwayat keluhan kesehatan tersebut, polisi belum memberikan kesimpulan final mengenai penyebab kematian.

Penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan apakah kematian murni karena penyakit atau ada faktor lain.

Saat pertama kali ditemukan oleh saksi, posisi korban berada di dalam kamar kos dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Bripka Alfian menjelaskan bahwa posisi tubuh korban saat itu terlihat seperti orang yang sedang beristirahat.

Tubuh Didik ditemukan dalam posisi mengarah miring, selayaknya posisi seseorang saat sedang tidur.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved