Mahasiswa Ditemukan Meninggal
Breaking News! Warga Tuladenggi Gorontalo Heboh, Mahasiswa Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos
Warga Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang ditemukan meninggal
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENEMUAN-MAYAT-Petugas-kepolisian-bersama-tim-Inafis-Polda-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Seorang pria bernama Didik Pratama Karim (33) ditemukan meninggal dunia di kamar kos di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
- Korban diduga telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan dan sebelumnya sempat mengeluhkan sakit dada serta muntah darah.
- Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Warga Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang ditemukan meninggal dunia di salah satu rumah kos, Rabu (4/2/2026) sore sekitar pukul 15.00 Wita.
Aparat kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal sebelum dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Informasi penemuan jasad korban pertama kali diterima personel Polsek Telaga Biru pada sore hari. Aparat kemudian bergerak cepat menuju lokasi guna memastikan kondisi korban.
Kanit Intel Polsek Telaga Biru, Bripka Alfian Thaib, menyebut laporan awal diterima sekitar pukul 15.11 Wita.
“Informasi kami terima sekitar pukul 15.11, jadi kemungkinan waktunya sekitar jam-jam begitu,” kata Alfian kepada TribunGorontalo.com.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Telaga Biru bersama anggota lainnya langsung mendatangi lokasi kejadian.
Tidak lama berselang, sejumlah personel dari Polda Gorontalo turut datang dan melakukan olah TKP dengan melibatkan tim Inafis untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Korban diketahui bernama Didik Pratama Karim (33), berstatus pelajar/mahasiswa, beralamat di Dusun Taruna, Desa Tangkobu, Kecamatan Paguyaman.
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun dari lingkungan pertemanan korban, Didik disebut pernah mengeluhkan kondisi kesehatan sebelum meninggal dunia.
“Informasinya korban sering mengeluh sakit dada dan sering muntah darah kepada temannya,” ungkap Alfian.
Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan berada di dalam kamar kos. Berdasarkan keterangan awal di lokasi, posisi tubuh korban mengarah miring seperti sedang tidur.
“Korban dalam posisi seperti sedang tidur mengarah miring,” ujar Alfian.
Selain itu, kondisi jasad menunjukkan tanda-tanda korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan warga.