Pemkab Gorontalo
Plt Kadis Dikbud Gorontalo Sebut Porsenijar Jadi Ajang Cetak Guru Profesional dan Kreatif
Safwan menekankan bahwa Porsenijar adalah wadah bagi guru untuk mengasah kemampuan mereka tidak hanya dalam mengajar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Plt-Kadis-Dikbud-Kabupaten-Gorontalo-Safwan-Tahir-Bano-Senin-2292025.jpg)
Tahun ini menjadi partisipasi keenam bagi kontingen Kabupaten Gorontalo.
Ia menjelaskan bahwa tahun kontingen Porsenijar Kabupaten Gorontalo 2025 terdiri dari 52 atlet dan 20 ofisial, dengan total 74 orang.
“Kami menargetkan catur bisa sampai ke tingkat nasional, demikian juga untuk pembelajaran mendalam, serta beberapa cabang bulu tangkis dan vokalia putra dan putri,” ujar Sutrisno.
Jadwal dan Lokasi Pertandingan
Porsenijar PGRI Kabupaten Gorontalo akan berlangsung mulai 22 Oktober hingga 25 Oktober 2025 di tiga lokasi berbeda:
- Gedung Guru PGRI Kabupaten Gorontalo
- Gedung Bulu Tangkis Agrindo
- SMP Negeri 1 Limboto untuk pertandingan tenis meja.
Sutrisno juga menyampaikan bahwa pada kompetisi empat tahun lalu, kontingen Gorontalo berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjadi juara nasional pada cabang paduan suara dan vokalia.
Tahun ini, pihak panitia akan fokus pada pengembangan pembelajaran mendalam sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi dan profesionalisme guru.
Program ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Untuk mendukung program ini, kami juga melaksanakan kegiatan GTK Transformatif di Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo,” jelas Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo tersebut.
Porsenijar PGRI tahun ini akan melombakan tiga bidang utama antara lain:
- olahraga: Catur, bulu tangkis, dan tenis meja.
- seni: Vokalia tunggal (menyanyi solo), paduan suara, dan konten kreator video.
- pembelajaran: Lomba yang berfokus pada inovasi pembelajaran. (*)