Berita Internasional
Trump Pamer “Board of Peace” di Davos, Klaim Jadi Pendamai Dunia
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mencuri perhatian dunia di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DONALD-Donald-Trump-meluncurkan-Board-of-Peace-di-Davos.jpg)
Trump juga mengklaim Putin telah setuju bergabung, meski Kremlin menyatakan masih mempelajari undangan tersebut.
Negosiasi Ukraina dan Greenland
Keterlibatan Putin menimbulkan kegelisahan di kalangan sekutu AS, terutama Ukraina yang masih berjuang mengakhiri invasi Rusia yang hampir memasuki tahun keempat.
Trump dijadwalkan bertemu Zelenskyy usai pertemuan Board of Peace, di tengah perundingan gencatan senjata yang masih alot.
Di Davos, Trump menyebut Rusia dan Ukraina akan “bodoh” jika gagal mencapai kesepakatan damai.
Ia kembali mengklaim bahwa Putin dan Zelenskyy sebenarnya sudah dekat dengan kesepakatan, meski ia kerap berganti-ganti menyalahkan salah satu pihak atas mandeknya gencatan senjata.
Trump juga menegaskan sikap skeptisnya terhadap dukungan AS untuk Ukraina, seraya menyebut bahwa NATO dan Eropa kini harus mengambil peran lebih besar.
Sementara itu, utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dijadwalkan terbang ke Moskow bersama Jared Kushner untuk bertemu Putin.
Zelenskyy sempat menyuarakan kekhawatiran bahwa ambisi Trump terhadap Greenland bisa mengalihkan fokus dari invasi Rusia.
Namun Trump mengklaim telah mencapai “kerangka kesepakatan masa depan” usai bertemu Sekjen NATO Mark Rutte, sehingga ia membatalkan tarif Eropa yang rencananya berlaku 1 Februari.
Trump bersikukuh Greenland, pulau Arktik kaya mineral, memiliki arti strategis penting bagi keamanan AS dan NATO dalam menghadapi Rusia dan China.
(*)
| Mojtaba Khamenei jadi Pemimpin Baru Iran, Amerika Emosi Sebut tak Bakal "Hidup" Lama |
|
|---|
| Perang Iran Meluas ke Banyak Negara, Lebih dari 1.300 Orang Tewas dalam Enam Hari |
|
|---|
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|