Berita Internasional
Pakistan dan Afghanistan Akhirnya Damai Lagi! Turki dan Qatar jadi Penengah
Setelah pembicaraan maraton selama hampir sepekan di Istanbul, Pakistan dan Afghanistan akhirnya sepakat memperpanjang gencatan senjata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/perjanjian-gencatan-senjata-saat-negosiasi-di-Doha-Qatar-19-Oktober-2025.jpg)
Dalam pidatonya di Peshawar, Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, menegaskan bahwa negaranya tetap menginginkan perdamaian dengan seluruh tetangga, termasuk Afghanistan.
“Pakistan menginginkan perdamaian dengan semua negara tetangga, termasuk Afghanistan,” ujar Munir.
“Namun kami tidak akan mentoleransi terorisme lintas batas yang berasal dari wilayah Afghanistan.”
Langkah Kecil Menuju Stabilitas Regional
Kesepakatan baru ini memberi secercah harapan bagi stabilitas kawasan Asia Selatan, meski banyak pihak menilai perdamaian ini masih rapuh.
Dengan adanya mekanisme pemantauan dan mediasi dari Turki dan Qatar, kedua negara diharapkan dapat membangun kepercayaan baru dan menghindari spiral kekerasan yang selama bertahun-tahun mengguncang wilayah perbatasan.
(*)
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|