Mobil Jurnalis Italia Meledak, Giorgia Meloni Langsung Buka Suara!
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada Jumat (17/10) mengecam keras serangan terhadap jurnalis investigasi terkemuka Sigfrido Ranucci
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-LEDAKAN-Sebuah-ledakan-terjadi-di-sebuah-rumah-jurnalis-Italia.jpg)
Ranucci sendiri telah hidup di bawah penjagaan polisi selama bertahun-tahun akibat ancaman yang diterimanya menyusul berbagai liputan mengenai politisi, pebisnis, tokoh publik, hingga jaringan mafia dan korupsi di Italia.
Menariknya, insiden bom ini terjadi hanya beberapa hari setelah Ranucci dibebaskan dari tuduhan pencemaran nama baik terkait salah satu investigasi yang ditayangkan dalam program Report.
Kekhawatiran atas Kebebasan Pers di Italia
Sejak menjabat pada 2022, Giorgia Meloni kerap dikritik oleh organisasi pengawas kebebasan pers di Eropa atas sejumlah langkah yang dianggap mengancam independensi media.
Beberapa tindakan pemerintah, seperti ancaman hukum terhadap jurnalis dan upaya sensor, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kondisi kebebasan pers di Italia, negara yang selama ini dikenal memiliki tradisi jurnalisme investigatif kuat.
Insiden ini menambah daftar panjang tekanan dan ancaman terhadap jurnalis di Italia, sekaligus menjadi ujian nyata bagi komitmen pemerintahan Meloni dalam menjaga kebebasan pers di negaranya. (*)