Kecelakaan di Gorontalo Utara
Polisi Gorontalo Utara Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Desa Popalo
Penyelidikan mendalam terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Utara terkait kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-kondisi-mobil-pikap-yang-mengalami-kecelakaan.jpg)
Akibat masuk ke lajur yang salah, pikap tersebut langsung menghantam bagian pintu sebelah kanan truk yang saat itu datang dari arah berlawanan.
Benturan keras yang tak terelakkan itu menyebabkan guncangan yang luar biasa hebat bagi seluruh penumpang yang berada di atas mobil pikap.
Efek dari hantaman tersebut bahkan membuat para penumpang yang berada di bak belakang pikap terpental jatuh ke badan jalan raya.
Berdasarkan data manifest, mobil pikap tersebut ternyata mengangkut delapan penumpang.
Dari delapan orang tersebut, seorang penumpang wanita yang diketahui berinisial HN alias Hadijah dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.
Ibu berinisial HN tersebut meninggal dunia di tempat akibat mengalami luka-luka yang sangat parah di beberapa bagian tubuhnya setelah benturan terjadi.
Tragedi ini semakin memilukan karena seorang anak balita yang baru berusia tiga tahun berinisial IS, yang merupakan anak dari HN, juga dinyatakan meninggal dunia.
Balita malang berinisial IS tersebut sebenarnya sempat dilarikan oleh warga menuju ke Puskesmas Anggrek untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Namun sayangnya, nyawa sang balita tidak tertolong lagi saat tim medis sedang berupaya memberikan penanganan medis darurat di puskesmas tersebut.
Selain dua korban jiwa yang merupakan ibu dan anak, tercatat ada enam orang penumpang lainnya yang juga mengalami luka-luka serius akibat insiden ini. (*)