Kecelakaan di Gorontalo Utara
Polisi Gorontalo Utara Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Desa Popalo
Penyelidikan mendalam terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Utara terkait kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-kondisi-mobil-pikap-yang-mengalami-kecelakaan.jpg)
Dalam perkembangan terbaru, Polisi telah mengamankan sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Langkah ini diambil untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut serta guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di lokasi kejadian.
Sopir truk dilaporkan hanya mengalami luka ringan, namun tetap diwajibkan menjalani pemeriksaan intensif di markas kepolisian.
"Karena kendaraan rusak parah makan masih diamankan di lokasi tidak bisa jalan karena rusak parah. Namun polsek setempat akan melakukan pemantauan rutin," tutur Iptu Roy Pidu.
Penyidik kini fokus menggali keterangan dari sopir truk mengenai kecepatan kendaraan dan upaya pengereman yang dilakukan sebelum tabrakan terjadi.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat Gorontalo Utara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di cuaca buruk.
Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk memastikan kondisi ban kendaraan dalam keadaan baik dan selalu mengurangi kecepatan saat melintasi jalur berkelok di tengah hujan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Identitas Korban Jiwa
Identitas ibu dan anak balita yang menjadi korban dalam kecelakaan maut di Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara akhirnya terungkap.
Peristiwa bermula dari tabrakan hebat yang melibatkan kendaraan jenis mobil pikap dan sebuah truk.
Kecelakaan lalu lintas yang memilukan ini tepatnya terjadi di ruas jalan Trans Sulawesi yang melintasi wilayah administrasi Desa Popalo, Kecamatan Anggrek.
Peristiwa maut ini mendadak menjadi sangat viral di jagat maya setelah beberapa saksi mata mengunggah kondisi di lapangan ke media sosial.
Salah satu akun Facebook bernama Kak Ramang Uti membagikan sebuah rekaman video yang memperlihatkan detik-detik mencekam saat warga menyaksikan kondisi para korban.
Dalam video tersebut, terlihat jelas sebuah mobil pikap yang mengangkut para korban mengalami kerusakan yang sangat berat akibat hantaman benda keras.
Rekaman video yang berdurasi singkat itu menjadi bukti betapa dahsyatnya benturan yang terjadi antara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Desa Popalo tersebut.
Selain pikap, sebuah mobil pribadi berwarna hitam yang berada di sekitar lokasi juga tampak mengalami kerusakan yang sangat parah hingga nyaris tak berbentuk lagi.
Kerusakan pada bagian depan dan samping mobil hitam tersebut terlihat ringsek total, memperlihatkan besarnya energi hantaman saat tabrakan maut itu berlangsung.