Kamis, 30 April 2026

DPRD Bone Bolango

DPRD Bone Bolango Soroti Air Tercemar hingga Layanan Damkar

DPRD Bone Bolango menyoroti tiga isu penting dalam rekomendasi LKPJ 2025, yakni pengelolaan arsip, kualitas air bersih, dan layanan

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto DPRD Bone Bolango Soroti Air Tercemar hingga Layanan Damkar
TribunGorontalo.com
DPRD BONE BOLANGO--Ketua Komisi III DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie saat hadir di rapat paripurna, Rabu (29/4/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

Ia menekankan, solusi yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu mencegah persoalan serupa terjadi kembali.

Faisal menjelaskan, berdasarkan kajian yang ada, bakteri tersebut tidak ditemukan pada tahap akhir pengolahan di instalasi pengolahan air minum (IPA).

Namun, indikasi sumber masalah diduga berasal dari air baku atau proses sebelum masuk ke instalasi.

“Begitu masuk di instalasi pengolahan air, sebenarnya sudah tidak ada lagi bakterinya. Tapi ini yang harus dimitigasi, sumbernya dari mana,” ungkapnya.

Karena itu, pengawasan perlu diperkuat sejak dari sumber hingga proses distribusi ke masyarakat.

Catatan ketiga menyangkut layanan pemadam kebakaran yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Faisal menilai kondisi geografis Bone Bolango dengan jarak antarwilayah yang cukup jauh menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran maupun bencana.

Untuk mengatasi hal tersebut, DPRD merekomendasikan pembangunan stasiun pemadam kebakaran di setiap daerah pemilihan (dapil).

“Kita ini daerah yang jaraknya cukup jauh dari satu wilayah ke wilayah lain. Jadi perlu ada stasiun pemadam di setiap dapil agar penanganan bisa lebih cepat,” katanya.

Keberadaan pos pemadam di tiap wilayah diharapkan mampu mempercepat respons petugas dan meminimalkan dampak kerugian saat terjadi kebakaran.

Faisal menegaskan, meski ketiga poin tersebut tidak dibacakan dalam laporan Pansus, seluruhnya tetap menjadi bagian dari rekomendasi resmi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti catatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ini sudah menjadi satu kesatuan dalam rekomendasi DPRD. Harapannya tentu bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Faisal Mohie diketahui merupakan politisi dari Partai Persatuan Pembangunan dari daerah pemilihan Tapa-Bulango.

Pada pemilihan legislatif, ia meraih 1.587 suara pribadi dengan total perolehan suara partai sebesar 2.274, sehingga berhasil mengamankan satu kursi di DPRD Bone Bolango. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved