Kecelakaan di Gorontalo
Polisi Gorontalo Selidiki Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Maut di Jembatan Bilolantunga
Kecelakaan lalu lintas maut dilaporkan terjadi di area jembatan Desa Bilolantunga, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sepeda-motor-hancur-usai-menabrak-truk-di-Desa-Bilolantunga.jpg)
“Untuk olah TKP ditangani oleh Unit Laka Bone. Kami dari Bone Raya fokus pada pengamanan barang bukti agar tidak hilang atau mengganggu arus lalu lintas,” tambahnya.
Setelah proses identifikasi awal selesai, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan visum.
Langkah ini diambil guna memastikan penyebab kematian serta memberikan penghormatan terakhir bagi jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga.
Mengenai kelanjutan proses hukum, IPDA Frangki menegaskan bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke tingkat yang lebih tinggi untuk penyidikan mendalam.
Kasus kecelakaan maut ini kini ditangani secara resmi oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bone Bolango.
“Penanganan selanjutnya sudah kami arahkan sepenuhnya ke Unit Gakkum Satlantas Polres Bone Bolango untuk diproses (penyelidikan) lebih lanjut,” tegasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Bilolantunga Gorontalo, Pria Pengendara Motor Meninggal Dunia
Kendala Rincian Kronologi
Meski demikian, saat ditanya mengenai detail kronologi tabrakan, pihak Polsek belum bisa memberikan rincian teknis yang mendalam.
Hal ini dikarenakan data mengenai posisi kendaraan dan kecepatan saat benturan masih dalam tahap analisis oleh tim ahli di lapangan.
Kapolsek menyarankan agar publik menunggu keterangan resmi dari Unit Laka yang melakukan pendataan mendetail di lokasi kejadian.
“Untuk kronologi yang lebih terperinci, sebaiknya menunggu penjelasan dari Unit Laka, karena mereka yang memegang data teknis lapangan,” tuturnya mengakhiri penjelasan.
Di sisi lain, Camat Bonepantai, Lili Prawaty A. Abas, juga memberikan tanggapannya terkait insiden memilukan yang menimpa warga di wilayah koordinasinya tersebut.
Lili mengaku bahwa saat kejadian berlangsung, dirinya tidak berada di lokasi karena sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.
“Saya sedang berada di kota sejak pagi hingga malam hari untuk memenuhi undangan dari Bapak Bupati,” ujar Lili saat dikonfirmasi.
Kendati tidak menyaksikan langsung, ia mendapatkan laporan segera mengenai kecelakaan yang terjadi di sore hari tersebut.
Lili memastikan bahwa koordinasi antarinstansi telah berjalan baik, terutama dalam upaya evakuasi korban dan pengamanan jalur.