Banjir di Gorontalo
Identitas Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Desa Muara Bone Gorontalo
Bencana banjir dan longsor menerjang Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (26/5/2026) malam.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-wilayah-terdampak-banjir-dan-tanah-longsor-di-Kabupaten-Bone-Bolango.jpg)
Ringkasan Berita:
- Hujan deras sejak sore memicu banjir dan longsor pada Selasa malam (26/5/2026), merendam 35 rumah warga dan merusak berat satu rumah dihuni 5 jiwa
- Seorang warga bernama Wahnin Tangahu sempat terseret arus hingga ke laut, namun berhasil ditemukan selamat dan dirujuk ke RSUD Aloe Saboe untuk perawatan
- Tim BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan langsung melakukan evakuasi, pendataan, serta menyiapkan kebutuhan mendesak seperti makanan, logistik, dan alat berat untuk membersihkan material longsor
TRIBUNGORONTALO.COM – Bencana banjir dan longsor menerjang Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (26/5/2026) malam.
Hujan deras yang mengguyur wilayah pesisir sejak sore menyebabkan debit air meningkat drastis hingga memicu longsoran tanah di sekitar permukiman warga.
Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga terendam banjir dan satu rumah mengalami rusak berat setelah diterjang longsor dan arus air.
Peristiwa itu juga menyebabkan seorang warga sempat hanyut hingga ke laut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, membenarkan adanya korban yang sempat terbawa arus material longsor.
Korban diketahui bernama Wahnin Tangahu. Meski sempat terseret arus hingga ke laut, korban berhasil ditemukan warga dalam kondisi selamat.
"Korban berhasil ditemukan warga dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis," ujar Achril Yoan Babyonggo, dikonfirmasi Rabu (27/5/2026).
Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Bone Bolango, hujan deras mulai mengguyur wilayah Kecamatan Bone sejak pukul 18.00 Wita.
Curah hujan yang tinggi berlangsung selama beberapa jam hingga menyebabkan air meluap ke permukiman warga.
Sekitar pukul 22.00 Wita, banjir dan longsor mulai terjadi di Desa Muara Bone.
Sedikitnya 35 rumah warga terdampak banjir dalam kejadian tersebut.
Sementara satu rumah dilaporkan mengalami rusak berat setelah dihantam material longsor dan derasnya arus air.
Rumah yang rusak itu dihuni dua kepala keluarga dengan total lima jiwa.
Mereka yakni Rukmin Ana, Wahnin Tangahu, serta tiga anak masing-masing Ainun Tubiyo, Aisyah Tubiyo, dan Ahmad Tubiyo.