Pemkab Bone Bolango
Bupati Bone Bolango Ismet Mile Hadiri Tradisi Tonggeyamo
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango menggelar prosesi adat Tonggeyamo untuk menetapkan Hari Raya Idulfitri
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Bone-Bolango-Gorontalo-Ismet-Mile-hadiri-adat-Tonggeyamo-fff8888.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkab Bone Bolango menggelar prosesi adat Tonggeyamo untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri
- Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, hadir langsung dalam prosesi tersebut
TRIBUNGORONTALO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango menggelar prosesi adat Tonggeyamo untuk menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Bandayo Bupati, Kecamatan Suwawa, Kamis (19/3/2026) malam
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, hadir langsung dalam prosesi tersebut bersama Sekretaris Daerah Iwan Mustapa dan Ketua DPRD Faisal Yunus.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile menyinggung suasana Ramadan yang kini telah berada di penghujung.
Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo itu mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai ruang refleksi sebelum menyambut hari kemenangan.
“Ramadan hampir selesai, dan ini menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki diri serta memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penentuan Hari Raya Idulfitri tetap merujuk pada keputusan pemerintah pusat melalui sidang isbat.
Namun di sisi lain, tradisi Tonggeyamo tetap dilaksanakan sebagai bagian dari kearifan lokal yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Menurutnya, Tonggeyamo bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap adat yang diwariskan secara turun-temurun.
Kepala Kantor Kementerian Agama Bone Bolango, Alwin Rans Toma, mengatakan bahwa proses rukyatul hilal telah dilakukan pada malam ke-29 Ramadan.
Pengamatan dilaksanakan di kawasan Botubarani, dengan melibatkan tim terkait termasuk BMKG.
“Hasil pengamatan menunjukkan ketinggian hilal berada di angka 1,9 derajat dengan elongasi sekitar 5,1 derajat,” jelasnya.
Ia mengatakan, data tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam sidang isbat tingkat nasional yang menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah.
Dengan demikian, keputusan resmi tetap berada di tangan pemerintah pusat, sementara daerah mengikuti hasil yang telah ditetapkan.
Tonggeyamo adalah tradisi musyawarah adat di Gorontalo untuk mengumumkan secara resmi Idulfitri 1 Syawal kepada masyarakat digelar di rumah Jabatan Bupati.
Sidang adat Tanggeyamo menindaklanjuti sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri.
Pelaksanaan Tonggeyamo di Bone Bolango mencerminkan bagaimana adat dan kebijakan negara dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.
Tradisi ini tetap dijaga sebagai identitas daerah, sekaligus menjadi bagian dari cara masyarakat menyambut Idul Fitri dengan nuansa khas Gorontalo.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memastikan bahwa seluruh proses tetap mengacu pada ketentuan nasional, sehingga tidak menimbulkan perbedaan dalam pelaksanaan ibadah.
Tonggeyamo bukan hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga penguat harmoni antara nilai lokal dan keputusan nasional dalam momentum keagamaan.(***/Jefri)
| Daftar Agenda Bupati Bone Bolango saat Idulfitri, Mulai Salat Id dan Silaturahmi Lebaran |
|
|---|
| Momen Tumbilotohe, Bupati Bone Bolango Ismet Mile Tunaikan Zakat Fitrah |
|
|---|
| Bukan Sekadar Lampu, Bupati Ismet Mile Ungkap Makna Terdalam Tumbilotohe bagi Warga Bone Bolango |
|
|---|
| Gaji Guru dan Tenaga Kependidikan Dibayar Rapel, Pemkab Bone Bolango Gorontalo Siapkan Dana Rp21 M |
|
|---|
| Bangun Kerja Tim, Bappeda Litbang Bone Bolango Gelar Upgrading dan Buka Puasa Bersama |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.