Longsor Olele Gorontalo
Update Longsor Olele Gorontalo, Jalan Masih Berlumpur tapi Kendaraan Bisa Melintas
Kondisi jalur Olele, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, masih dipenuhi lumpur akibat longsor dan hujan dengan intensitas tidak menentu.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Achril memastikan kondisi jalan di lokasi longsor saat ini sudah bisa dilalui kendaraan, meski tetap membutuhkan kewaspadaan ekstra.
“Alhamdulillah jalannya sudah bisa dilalui. Tapi pengendara harus lebih hati-hati karena masih becek dan berlumpur akibat hujan,” jelasnya.
BPBD mencatat titik longsor berada di Desa Olele Dusun III. Karakteristik tanah di kawasan tersebut tergolong labil dan mudah jenuh air, sehingga berpotensi longsor setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Sebagai langkah mitigasi, BPBD menyiagakan satu tim khusus di sekitar lokasi longsor untuk melakukan pemantauan rutin, terutama saat hujan. BPBD juga bekerja sama dengan TNI dan Polri setempat dalam pengamanan serta pengaturan lalu lintas.
Namun, BPBD mengakui masih menghadapi kendala di lapangan, terutama keterbatasan armada operasional. Sebagian besar kendaraan yang digunakan sudah berusia tua sehingga tidak bisa bergerak cepat.
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BPBD Bone Bolango telah menyusun sejumlah program mitigasi bencana pada tahun 2026. Salah satunya adalah pembentukan tim reaksi cepat yang ditempatkan di empat wilayah strategis.
Selain itu, BPBD juga akan menyusun kembali kajian risiko bencana yang sebelumnya berakhir pada 2025.
Achril mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, agar lebih waspada dan aktif memantau informasi cuaca dari BPBD maupun BMKG.
“Cuaca sekarang tidak menentu. Kami harap masyarakat lebih aktif melihat informasi terkait curah hujan,” ujarnya.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ondisi-jalan-di-Desa-Olele-Kabupaten-Bone-Bolango-Gorontalo.jpg)