Hiu Paus Gorontalo
Hiu Paus Muncul Tiap Hari di Botubarani Gorontalo, Pengelola Wisata Malah Keluhkan Ini
Kemunculan hiu paus di kawasan Wisata Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, tercatat konsisten
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Ringkasan Berita:
- Sepanjang Januari 2026, kemunculan hiu paus tercatat konsisten dengan jumlah 4 hingga 7 ekor setiap harinya, menandakan habitat perairan yang masih terjaga dengan baik.
- Meski tiket masuk tetap (Rp10.000 untuk lokal), terdapat penyesuaian harga pada fasilitas lain
- Walaupun kondisi satwa stabil dan cuaca mendukung, jumlah pengunjung cenderung menurun menjelang bulan puasa
TRIBUNGORONTALO.COM – Kemunculan hiu paus di kawasan Wisata Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, tercatat konsisten sepanjang Januari 2026.
Berdasarkan papan informasi pengelola, jumlah individu yang muncul berkisar antara empat hingga tujuh ekor setiap harinya.
Pada awal bulan, intensitas kemunculan tergolong tinggi dengan kehadiran tujuh ekor berturut-turut pada 1–3 Januari. Setelahnya, jumlah tersebut berfluktuasi namun tetap dalam kategori stabil.
Rincian Kemunculan Hiu Paus (Januari 2026):
- 1–3 Januari: 7 ekor
- 4 Januari: 6 ekor
- 5–7 Januari: 5 ekor
- 8–9 Januari: 4 ekor
- 10 Januari: 5 ekor
- 11 Januari: 4 ekor
- 12–15 Januari: 5 ekor
- 16 Januari: 4 ekor
- 17–22 Januari: 4–5 ekor
- 23 Januari: 6 ekor
- 24–27 Januari: 4–5 ekor
- 28–30 Januari: 5–6 ekor
"Hampir setiap hari ada hiu paus. Meski jumlahnya tidak selalu sama, ini menandakan lingkungan perairan masih sangat mendukung," ujar Olis Latif, pengelola wisata, Jumat (30/1/2026).
Senada dengan itu, Rasyid Haipi menambahkan bahwa data ini menjadi informasi positif bagi wisatawan mengenai kelestarian habitat di Botubarani.
Baca juga: Sosok Safaruddin Anggota DPR Disorot Usai Marahi Kapolres Sleman, Rupanya 5 Tahun Dinas di Gorontalo
Update Tarif Wisata dan Fasilitas 2026
Memasuki tahun 2026, pengelola melakukan penyesuaian tarif pada sebagian besar fasilitas, kecuali tiket masuk yang tetap di harga lama.
Berikut tarif tiket masuk dan pemandu:
- Warga Lokal: Rp10.000 (Dewasa); Rp5.000 (Anak-anak).
- Mancanegara: Rp50.000 (Dewasa); Rp25.000 (Anak-anak).
- Pemandu Snorkeling: Rp50.000.
Aktivitas & Sewa Alat:
- Perahu: Rp100.000 (Kapasitas 3 orang).
- Pakan: Rp25.000 per kantong (kini dijual terpisah dari paket perahu).
- Snorkeling: Rp35.000 (Lokal); Rp50.000 (Mancanegara).
- Diving: Rp60.000.
- Fasilitas Lain: Pelampung (Rp25.000), Baju Renang (Rp50.000), dan Handuk (Rp25.000).
Paket Dokumentasi & Drone:
- Kamera Underwater: Rp250.000.
- Drone (Berdasarkan jenis perahu): Perahu Love (Rp550.000/2 orang)
- Perahu Kayak (Rp450.000/1 orang),
- Paddle Board (Rp400.000/1 orang)
- Perahu Biasa (Rp275.000/3 orang).
Kunjungan Sepi Meski Hiu Paus Selalu Ada
Walaupun kemunculan satwa sangat stabil, jumlah kunjungan wisatawan justru menurun. Olis mengungkapkan bahwa tren ini biasanya terjadi menjelang bulan puasa.
Dari 20 perahu yang mengantre, rata-rata hanya melayani tiga hingga lima putaran per hari.
"Kalau sedang ramai, perahu bisa jalan terus lebih dari sepuluh putaran. Sekarang kita syukuri saja yang ada," katanya.
Meski sepi, pengunjung yang datang seperti Yohan Paat dari Manado dan Cynthia Tielu merasa puas. Menurut mereka, minimnya kerumunan justru membuat pengalaman melihat mamalia laut terbesar di dunia tersebut menjadi lebih nyaman dan eksklusif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Wisata-Hiu-Paus-Botubarani-Gorontalo-Jumat-3012026.jpg)