Pemkot Gorontalo
38 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Hadidjah Igirisa Dapat Penghargaan Wali Kota Gorontalo
Selama 38 tahun mengabdikan diri sebagai petugas kebersihan, Hadidjah Igirisa akhirnya mendapat penghargaan dari Wali Kota Gorontalo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Adhan-Dambea-saat-memberikan-penghargaan-kepada-Hadidjah-Igirisa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Hadidjah Igirisa, warga Kelurahan Liluwo, Kota Gorontalo, telah mengabdikan diri sebagai petugas kebersihan 38 tahun
- Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memberikan piagam dan uang tunai sebagai apresiasi atas tanggung jawab Hadidjah
- Hadidjah tetap bekerja meski baru keluar dari rumah sakit, menegaskan bahwa hujan atau kondisi kesehatan bukan alasan untuk meninggalkan tugas
TRIBUNGORONTALO.COM – Selama 38 tahun mengabdikan diri sebagai petugas kebersihan, Hadidjah Igirisa akhirnya mendapat penghargaan dari Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
Hadidjah, warga Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, telah menjalani rutinitas membersihkan lingkungan sejak pagi hari demi memenuhi kebutuhan keluarga. Dedikasinya yang panjang membuat sosok ibu tiga anak ini menjadi teladan bagi banyak orang.
Pada Rabu (7/1/2025) pagi, meski hujan turun, Hadidjah tetap menjalankan tugas membersihkan halaman Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo. Aktivitasnya terekam kamera pengawas (CCTV) dan membuat Wali Kota Adhan Dambea terharu.
Menurut Adhan, sikap Hadidjah mencerminkan tanggung jawab yang patut dihargai.
“Apa yang Ibu lakukan patut menjadi perhatian dan layak dihargai, sehingga bisa jadi contoh buat saudara-saudara,” ujarnya.
Sore harinya, Hadidjah diundang ke Kantor Wali Kota Gorontalo saat apel aparatur sipil negara. Di hadapan ASN, Adhan menyerahkan piagam penghargaan dan sejumlah uang tunai sebagai bentuk apresiasi.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar bantuan, melainkan perhatian terhadap pegawai yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga ini menyentuh hati saudara-saudara, tolong direnungi,” kata Adhan.
Baca juga: Buang Sampah Sembarangan di Kota Gorontalo Bisa Kena Denda Rp10 Juta dan Kurungan 6 Bulan
Hadidjah mengaku tetap bekerja meski baru keluar dari rumah sakit beberapa hari sebelumnya.
“Badan belum terlalu kuat, tapi saya tetap masuk kerja karena itu sudah menjadi tugas saya,” tuturnya.
Baginya, hujan atau kondisi kesehatan bukan alasan untuk meninggalkan pekerjaan.
“Kalau saya tidak bekerja, tidak ada penghasilan. Dari situ kami hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Rutinitas bekerja sejak subuh sudah ia jalani selama puluhan tahun.
“Setiap pagi saya memang bekerja seperti ini. Sudah puluhan tahun saya jalani,” tambahnya.
Selain dirinya, salah satu anak Hadidjah, Zulkarnain Habi, kini juga bekerja sebagai petugas kebersihan menggantikan ayahnya. Hal ini menunjukkan bagaimana pekerjaan tersebut menjadi bagian dari kehidupan keluarga mereka.
Hadidjah menutup dengan rendah hati: “Saya hanya menjalankan tugas. Tidak ada niat lain.”
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)