Pemkab Bone Bolango
Bupati Bone Bolango Gorontalo Ismet Mile Cerita Kesulitan Masa Kecil, tanpa Hajatan Tak Makan
Isme Mile, Bupati Bone Bolango, Gorontalo, bagikan kisah masa kecilnya saat diundang pada acara bedah buku, Rabu (3/11/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BUPATI-Ismet-MIle-saat-bedah-buku.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Isme Mile, Bupati Bone Bolango, Gorontalo, bagikan kisah masa kecilnya saat diundang pada acara bedah buku, Rabu (3/11/2025).
Buku berjudul “Ismet Mile Panglima Pemekaran dan Si Gembala Sapi” itu dibedah di gedung BPU Kabila, siang tadi.
Dalam forum itu, ratusan peserta Festival Literasi Bone Bolango 2025 menyimak langsung cerita perjalanan panjang Ismet yang penuh kerja keras dan perjuangan.
Di hadapan peserta, Ismet membuka kisah masa kecilnya.
Dia tumbuh sebagai anak imam dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas.
Baca juga: Terkini! Gempa Bumi Terjadi di Barat Indonesia Kamis Sore 4 Desember 2025, Cek Info Lengkap BMKG
“Kalau tidak ada undangan hajatan, keluarga saya tidak makan. Kami hidup dari sedekah,” ungkapnya.
Masa kecil Ismet dijalani dengan keterbatasan. Ia jebolan Sekolah Rakyat Negeri Tamalate dan harus berjalan kaki hampir tiga kilometer dari rumahnya di Dembe, Kota Gorontalo.
Kebiasaan itu berlanjut hingga SMP dan di SMA Kabila Kabupaten Bone Bolango, Ia tidak pernah mengeluh, meski biaya sekolah sering tidak ada dan makan pun kerap sulit.
Untuk membantu kebutuhan keluarga, setiap sore ia bekerja mencangkul sawah selama sekitar lima tahun.
“Belum ada alsintan dulu. Semua pakai pacul atau bajak dengan sapi,” kenangnya.
Perjalanan hidupnya berubah ketika ia melanjutkan kuliah di Universitas Sam Ratulangi Manado.
Di kampus, Ismet aktif berorganisasi hingga dipercaya menjadi Ketua Senat Fakultas dan Wakil Ketua Dewan Mahasiswa Unsrat.
Dari lingkungan itulah ia bersentuhan dengan banyak tokoh muda yang kemudian menjadi kepala daerah di berbagai wilayah.
Pada masa itu, aksi-aksi demonstrasi menjadi bagian dari aktivitasnya.
Dia dan rekan-rekannya kerap menyampaikan aspirasi kepada Gubernur H.V. Worang.
Baca juga: BREAKING NEWS: 4 Siswi Gorontalo Diduga Dilecehkan Wakil Kepala Sekolah