WNA Jatuh di Lombongo

Identitas 20 Turis Belanda Rombongan Johannes yang Jatuh di Air Terjun Lombongo Gorontalo

Johannes Antonie Hengeveld (68), WNA asal Belanda, terjatuh di Air Terjun Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Hand Over
KORBAN KECELAKAAN -- Johannes Antonie Hengeveld (pria berkaus putih) saat menjalani perawatan di RSUD Aloe Saboe Gorontalo. Johannes sempat terjatuh di dasar Air Terjun Lombongo pada Jumat (12/9/2025). 

Korban langsung dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD Aloei Saboe untuk penanganan medis lebih lanjut.

Baca juga: Sosok Johannes Antonie Hengeveld, WNA Jatuh di Air Terjun Lombongo Gorontalo

Proses evakuasi memakan waktu

Proses evakuasi warga negara asing (WNA) asal Belanda, berlangsung alot. 

Korban yang akrab disapa Hans ini mengalami patah tulang paha kiri setelah terpeleset di bebatuan licin.

Tim gabungan berjuang selama hampir delapan jam untuk mengevakuasinya dari medan yang sulit.

Menurut Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, pihaknya menerima laporan kecelakaan pada Jumat (12/9/2025) pukul 11.00 WITA.

Johannes yang datang bersama rombongan 19 wisatawan dan seorang pemandu, terjatuh di dasar air terjun.

Kondisi ini diperparah oleh cuaca hujan deras yang membuat jalur menuju lokasi semakin berbahaya.

Operasi evakuasi dimulai sekitar pukul 14.30 Wita melibatkan tim SAR, kepolisian, TNI, petugas Taman Nasional, dan masyarakat setempat.

Meskipun jarak dari posko ke air terjun hanya sekitar lima kilometer, kontur jalur yang naik-turun perbukitan, bebatuan yang licin, dan enam penyeberangan sungai menjadi tantangan utama.

"Evakuasi memakan waktu panjang karena medan sangat sulit, licin, dan hujan deras mengguyur lokasi," ujar Heriyanto.

Setelah perjuangan panjang, korban baru berhasil dikeluarkan dari lokasi sekitar pukul 22.00 Wita.

Setelah dievakuasi, Johannes langsung dilarikan ke RSUD Aloe Saboe, Kota Gorontalo, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Saat tiba di UGD, ia terlihat diringkus oleh petugas gabungan dan beberapa kali meringis kesakitan. Istrinya, yang mendampingi sejak proses evakuasi, tampak sibuk menghubungi kerabatnya di Belanda.

Kejadian ini kembali mengingatkan semua pihak tentang pentingnya kewaspadaan saat berwisata di kawasan alam.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 28 Februari 2026 (10 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:16
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved