Berita Perang Dunia
Daftar Peralatan Militer Rusia yang Akan Dipindahkan dari Suriah ke Libya
Mereka diperkirakan akan tiba di Suriah pada 5 Januari 2025. Kapten 1st Rank Yuri Albertovich Davityan, Kepala Staf Brigade Pendarat ke-121 Armada Lau
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Rusia-bakal-pindahkan-peralatan-militernya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Armada Rusia berencana mengirimkan peralatan militer dan senjata dari Suriah ke Libya menggunakan kapal-kapal besar.
Kapal-kapal Rusia yang dimaksud adalah kapal pendarat besar Ivan Grin dan Alexander Otrakovsky, serta kapal kargo kering Sparta, yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan Tartus di Laut Mediterania.
Mereka diperkirakan akan tiba di Suriah pada 5 Januari 2025. Kapten 1st Rank Yuri Albertovich Davityan, Kepala Staf Brigade Pendarat ke-121 Armada Laut Rusia, dilaporkan berada di kapal Alexander Otrakovsky.
Di pelabuhan Tartus, para tentara Rusia menunggu untuk memuat peralatan militer dan senjata, termasuk para tentara bayaran dari Korps Afrika yang berada di bawah kendali Kementerian Pertahanan Rusia.
Pada 8 Januari 2025, dua kapal Rusia lainnya, Sparta II (kapal kargo umum) dan Ivan Skobelev (kapal tanker), diperkirakan akan berlabuh di Tartus setelah melewati Selat Gibraltar.
Rusia berencana menggunakan kapal-kapal tersebut untuk mengangkut peralatan militer dan senjata dari Suriah ke Libya.
Selain itu, kapal perang lain dari armada Rusia di Mediterania, Admiral Golovko, juga direncanakan untuk melakukan pengisian bahan bakar.
Berdasarkan laporan intelijen, kemungkinan besar kendaraan lapis baja yang diambil dari Suriah telah dibongkar di salah satu lapangan terbang di wilayah Vladimir, Rusia.
Sebelumnya, diberitakan bahwa ratusan pasukan khusus Rusia telah tiba di pelabuhan Tartus untuk mengamankan proses pemindahan ini.(*)
| Lagi, 9 Dapur MBG di Gorontalo Akan Ditutup Sementara, Kini Total 27 |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Terdakwa Eks Dirut PUDAM Gorontalo Utara Jalani Sidang Lanjutan Senin Hari Ini |
|
|---|
| Nama-nama Terdakwa Korupsi Disidang Hari Ini di PN Gorontalo, Ada Agenda Putusan |
|
|---|
| Kendala Status Hutan Hambat IPR, Kemenhut Turun Langsung ke Gorontalo Lakukan Verifikasi |
|
|---|
| Pemerintah Pantau ASN WFH Pakai GPS, Respons Harus 5 Menit |
|
|---|