Kamis, 16 April 2026

Dapur MBG Gorontalo

Lagi, 9 Dapur MBG di Gorontalo Akan Ditutup Sementara, Kini Total 27

Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dihentikan sementara (suspend) di Provinsi Gorontalo kembali bertambah. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Lagi, 9 Dapur MBG di Gorontalo Akan Ditutup Sementara, Kini Total 27
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
MBG di GORONTALO -- Koordinator Regional SPPG Gorontalo, Zulkifly Talhumala, memberikan keterangan usai RDP terkait penambahan jumlah SPPG yang dihentikan sementara serta upaya perbaikan standar layanan, Senin (6/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah SPPG yang ditutup sementara di Gorontalo bertambah menjadi 27 unit setelah evaluasi terbaru. 
  • Penutupan dilakukan karena sejumlah fasilitas belum memenuhi standar seperti SLHS dan IPAL. 
  • Selain itu, ditemukan dugaan kenaikan harga oleh pemasok yang turut menjadi perhatian dalam pengawasan program.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, yang dihentikan sementara (suspend) di Provinsi Gorontalo kembali bertambah. 

Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Koordinator Regional SPPG Gorontalo dan Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (6/4/2026).

Koordinator Regional SPPG Gorontalo, Zulkifly Talhumala, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan terbaru dari lapangan, terdapat tambahan SPPG yang akan ditutup sementara.

Ia menjelaskan, data tersebut merupakan akumulasi dari laporan yang diterima pihaknya selama proses evaluasi berlangsung.

MBG di GORONTALO -- Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Koordinator Regional SPPG Gorontalo
MBG di GORONTALO -- Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Koordinator Regional SPPG Gorontalo bersama Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (6/4/2026), membahas evaluasi dan penutupan sementara puluhan SPPG.

"Kalau data yang masuk ada 9 SPPG yang akan ditutup kembali sesuai dengan data yang rekan-rekan di lapangan sampaikan kepada kami," ujarnya.

Dengan adanya tambahan tersebut, jumlah SPPG yang dhentikan sementara kini mencapai 27 unit. 

Rinciannya, dua SPPG ditutup saat Ramadan, kemudian 16 SPPG pada awal April, dan kini bertambah sembilan SPPG lagi.

Baca juga: 60 Siswa Alami Gejala Keracunan usai Santap Menu Spaghetti MBG, Ada yang Diare hingga Mual

Sebagai informasi secara keseluruhan jumlah SPPG aktif di Gorontalo tercatat sebanyak 86 unit.

Penutupan ini tdk lepas dari hasil evaluasi terhadap standar operasional yang harus dipenuhi oleh setiap SPPG. 

Dalam laporan yang dibahas, ditemukan masih ada SPPG yang belum memenuhi persyaratan penting, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).

Surat penutupan 9 SPPG itu akan diserahkan hari ini ke masing-masing SPPG. 

Zulkifly menyebutkan, SPPG yang sebelumnya ditutup kini sudah mulai melakukan perbaikan.

"Dari total 18 yang sebelumnya sudah di tutup sementara rata-rata sudah melakukan perbaikan," katanya.

Ia menambahkan, proses reaktivasi tinggal menunggu kelengkapan administrasi dari pihak pengelola.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved