Selasa, 9 Juni 2026

Kasus Keracunan MBG

60 Siswa Alami Gejala Keracunan usai Santap Menu Spaghetti MBG, Ada yang Diare hingga Mual

Sebanyak 60 siswa dilaporkan mengalami keluhan seperti sakit perut, diare, dan mual usai menyantap menu yang disediakan, salah satunya spaghetti.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 60 Siswa Alami Gejala Keracunan usai Santap Menu Spaghetti MBG, Ada yang Diare hingga Mual
TribunGorontalo.com
ILUSTRASI -- Potret menu spagheti di MBG. Rupanya, di Jakarta menu ini menyebabkan gejala keracunan untuk siswa. 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan siswa di Jakarta Timur mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG.
  • BGN meminta maaf dan memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh.
  • Operasional dapur dihentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi penyebab kejadian.

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Insiden gangguan kesehatan dialami puluhan siswa di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, setelah mengonsumsi makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 60 siswa dilaporkan mengalami keluhan seperti sakit perut, diare, dan mual usai menyantap menu yang disediakan, salah satunya spaghetti.

Menanggapi kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa dan keluarga.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, memastikan pihaknya akan bertanggung jawab penuh terhadap penanganan medis para siswa.

Baca juga: Dua Lurah Diduga Berduaan Tengah Malam, Terpergok Suami hingga Diamuk Warga

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. BGN juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (4/4/2026).

Operasional Dapur Dihentikan Sementara

Sebagai langkah awal, BGN memutuskan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2.

Keputusan ini diambil setelah ditemukan bahwa kondisi dapur, termasuk tata letak serta sistem pengolahan limbah, belum memenuhi standar yang ditetapkan.

BGN juga mengungkapkan dugaan awal bahwa kualitas makanan yang tidak lagi segar menjadi salah satu faktor pemicu gangguan kesehatan.

Selain itu, jeda waktu antara proses memasak hingga makanan dikonsumsi disebut berpotensi memengaruhi kualitas sajian.

Kronologi dan Menu yang Dikonsumsi
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (3/4/2026), setelah sehari sebelumnya pihak sekolah telah melaporkan 36 siswa mengalami gejala serupa.

Menu yang disajikan saat itu terdiri dari spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi.

Seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis dan dilaporkan dalam kondisi membaik.

Gubernur Pastikan Penanganan Maksimal

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved