Berita Nasional
Dua Lurah Diduga Berduaan Tengah Malam, Terpergok Suami hingga Diamuk Warga
Insiden penganiayaan terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (3/4/2026) dini hari, setelah dua pejabat kelurahan diduga kepergok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aniaya-Momen-lurah-dijaga-polisi-saat-berada-di-sebuaah-puskesmas.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua lurah di Kupang diduga kepergok berduaan di dalam rumah pada dini hari.
- Peristiwa itu memicu amarah suami hingga berujung aksi penganiayaan oleh keluarga dan warga.
- Keduanya mengalami luka serius dan kini masih menjalani perawatan medis.
TRIBUNGORONTALO.COM – Insiden penganiayaan terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (3/4/2026) dini hari, setelah dua pejabat kelurahan diduga kepergok berada berduaan di dalam rumah hingga larut malam.
Peristiwa tersebut melibatkan RT (57), Lurah Tode Kisar, dan LA (43), Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Fontein.
Keduanya diketahui bukan pasangan suami istri, meski masing-masing telah memiliki pasangan sah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, situasi memanas saat suami LA mendapati RT berada di dalam rumah bersama istrinya pada waktu yang tidak wajar.
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio Besok Senin 6 April 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan
Temuan itu kemudian memicu emosi, yang berujung pada aksi kekerasan. Suami LA bersama anggota keluarganya diduga langsung meluapkan kemarahan kepada kedua korban.
Tak hanya itu, situasi di lokasi turut memancing perhatian warga sekitar hingga akhirnya terjadi aksi penganiayaan secara bersama-sama.
Akibat kejadian tersebut, RT dan LA mengalami luka cukup serius. Keduanya bahkan dilaporkan dalam kondisi berlumuran darah saat ditemukan di lokasi kejadian di Jalan Ukitau, Kelurahan Liliba.
Informasi yang dihimpun juga menyebut, kemarahan keluarga dipicu dugaan adanya hubungan khusus antara keduanya, mengingat status mereka yang sama-sama telah berkeluarga.
Di tengah situasi tersebut, tim patroli Raimas Ditsamapta Polda NTT yang sedang bertugas menerima laporan adanya dugaan penganiayaan.
Petugas kemudian bergerak ke lokasi dan mengevakuasi kedua korban yang saat itu sudah dalam kondisi terluka.
RT dan LA selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga: Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Besok Senin 6 April 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Henry Novika Candra, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar ada kasus penganiayaan terhadap dua orang yang saat ini ditangani oleh Polda NTT. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Hingga saat ini, belum diketahui apakah kedua korban telah melaporkan secara resmi kejadian yang dialaminya.
| Resmi! Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta, Dikontrak Tiga Tahun |
|
|---|
| Anggota DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal, Sebut Jadi Penyebab Solar Subsidi Sulit Didapat |
|
|---|
| TNI Bantah Kerahkan Intel untuk Awasi Aktivis, Respons Dugaan Pengintaian Islah Bahrawi |
|
|---|
| Terungkap! Dana Insentif Rp6 Juta per Hari Jadi Sorotan Kejagung, Diduga Turut Dinikmati Dadan |
|
|---|
| KPK Ungkap Jatah Rp100 Juta per Minggu untuk Silmy Karim, Begini Modusnya Pakai Kode Malaikat |
|
|---|