Berita Nasional
Korban Ledakan Ini Harus Jalani Amputasi Tangan dan Kaki, Nasibnya Bikin Sedih
Saat terjadi ledakan, Nurwanto berada di radius ledakan, sehingga berdasarkan diagnosis dokter, dirinya harus melakukan amputasi.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/seorang-korban-ledakan-di-Bogor-harus-jalani-amputasi-kaki-dan-tangan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Nasib sedih harus dialami oleh Nurwanto, warga Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pria 47 tahun itu harus menjalani operasi amputasi gara-gara ledakan yang terjadi Rabu 12 Juni 2024 kemarin.
Saat terjadi ledakan, Nurwanto berada di radius ledakan, sehingga berdasarkan diagnosis dokter, dirinya harus melakukan amputasi.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengonfirmasi kondisi Nurwanto dikutip dari TribunNews.
Menurutnya, Nurwanto dirujuk dari RSUD Cileungsi ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
"(Nurwanto) Telah menjalani tindakan medis berupa amputasi tangan kiri dan kaki kiri," kata ungkapnya, Sabtu (15/6/2024).
Baca juga: 312 Ekor Hewan Kurban Siap Dibagikan ke Masyarakat Pohuwato Gorontalo saat Idul Adha
Sebelumnya ledakan dahsyat menggemparkan warga di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (12/6/2024).
Ledakan yang berasal dari sebuah rumah ini mengakibatkan Nurwanto mengalami luka berat.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Nurwanto ditemukan terluka parah oleh seorang warga bernama Saipan yang sedang berjualan makanan di depan rumahnya.
Saipan yang terkejut mendengar dentuman keras langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat dan menghubungi mobil siaga desa.
Nurwanto kemudian dievakuasi ke RSUD Cileungsi untuk penanganan pertama.
Namun karena luka yang parah, ia dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga saat ini, penyebab ledakan masih belum dapat dipastikan.
Baca juga: Warung Makan Bubur Ayam di Tilamuta Boalemo Gorontalo
Tim Densus 88 Anti Teror, Jibom Korbrimob Polri, Jibom Satbrimob Polda Metro Jaya, dan Puslabfor Polri telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan investigasi lebih lanjut.
Dugaan awal mengarah pada pembuatan bom, mengingat ditemukannya serbuk potasium di lokasi kejadian.
| NasDem Pertanyakan Efektivitas Potong Gaji Pejabat, Rp 850 Miliar Dinilai Kecil |
|
|---|
| Aturan Baru Pendidikan! ChatGPT dan AI Instan Tak Boleh Digunakan Siswa SD-SMA |
|
|---|
| Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Dikritik Dewan Pers, Dinilai Bertentangan dengan UU Pers |
|
|---|
| Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano Tuai Kritik, Sule Akhirnya Minta Maaf dan Hapus Videonya |
|
|---|
| Ada 4 Simulator Berkuda di Markas Polisi Satwa Depok, Harga per Unit Rp1 Miliar |
|
|---|