Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-469: Bom Lingkungan Pemusnah Massal Serang Bendungan
Kondisi terkini perang Rusia, Rabu (7/6/2023): Serangan di bendungan Nova Kakhovka, Ukraina, disebut Zelensky sebagai 'bom lingkungan pemusnah massal'
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Rabu (7/6/2023) telah berlangsung selama 469 hari.
Kabar terbaru dalam perang Rusia adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan terhadap bendungan sebagai 'bom lingkungan pemusnah massal'.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Seiring dengan perkembangannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-468: Kyiv Sudah Punya Cukup Senjata untuk Serang Balik
Konflik antara negara bertetangga tersebut, sampai saat ini terus berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-469 perang Rusia vs Ukraina:
- Zelensky mengutuk serangan terhadap bendungan Nova Kakhovka di bagian selatan Ukraina yang diduduki pasukan Rusia sebagai "bom lingkungan pemusnah massal".
Zelensky membuat klaim tersebut dalam pidato video malamnya kepada negara pada Selasa (6/6/2023).
Zelensky menambahkan bahwa hanya pembebasan seluruh Ukraina dari invasi Rusia yang bisa menjamin tindakan "teroris" baru.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-467: Pasukan Zelensky Memulai Operasi Militer Berkala Besar
- Kepala Staf Kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak mengaku "tidak mengerti" bagaimana ada keraguan bahwa pasukan Rusia meledakkan bendungan itu.
“Pada pukul 2.50 pagi, pasukan Rusia meledakkan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka dan bendungannya. Saya tidak mengerti bagaimana bisa ada keraguan tentang ini. Kedua konstruksi tersebut terletak di wilayah sementara yang diduduki Rusia." kata Yermak.
"Baik penembakan maupun pengaruh eksternal lainnya tidak mampu menghancurkan struktur. Ledakan itu datang dari dalam.” sambungnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-465: Ukraina Mulai Dilatih Gunakan Abrams, Tank Canggih AS
- Rusia menuduh Ukraina sengaja menyabotase bendungan itu.
"Kami dapat menyatakan dengan tegas bahwa kami berbicara tentang sabotase yang disengaja oleh pihak Ukraina." sebut Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.