Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER: 25 Pengendara Terjaring Operasi Satlantas-Pemprov Perketat Syarat Bantuan UMKM

Simak tiga berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Kamis 28 Agustus 2025.

Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Kolase tiga foto berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini, Kamis (28/8/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh pembaca selama seharian. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak tiga berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Kamis 28 Agustus 2025.

Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca oleh pembaca selama seharian.

Di dalamnya berisi tentang pemberitaan mengenai suatu peristiwa yang terjadi di Gorontalo, cerita menarik dari warga hingga kontestasi politik.

Berikut tiga berita yang masuk dalam daftar Gorontalo terpopuler hari ini Kamis 28 Agustus 2025:

1. 25 Pengendara Terjaring Operasi Satlantas Gorontalo, Mayoritas Tak Punya SIM dan STNK

RAZIA KENDARAAN -- Seorang pengendara tengah diperiksa surat-surat kendaraan oleh personel Satlantas Polresta Gorontalo Kota di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo, pada Kamis (28/8/2025). Mayoritas pengendara yang terjaring operasi karena tidak memiliki SIM dan STNK.
RAZIA KENDARAAN -- Seorang pengendara tengah diperiksa surat-surat kendaraan oleh personel Satlantas Polresta Gorontalo Kota di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo, pada Kamis (28/8/2025). Mayoritas pengendara yang terjaring operasi karena tidak memiliki SIM dan STNK. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Sebanyak 25 kendaraan terjaring operasi penegakan hukum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota di Jalan Pangeran Hidayat, pada Kamis (28/8/2025).

Pengamatan TribunGorontalo.com di lapangan, mayoritas pelanggar adalah pengendara roda dua. 

Mereka didominasi oleh mahasiswa, baik laki-laki maupun perempuan, meskipun ada juga dari kalangan pekerja.

Beberapa pengendara terlihat murung, ada yang menelepon seseorang, dan ada juga yang tak berhenti berbicara karena tidak terima kendaraannya ditilang. 

Pelanggaran yang ditemukan bervariasi, tetapi yang paling banyak adalah pengendara yang tidak memiliki SIM dan STNK.

Baca selengkapnya

2. Sosiolog Ungkap Akar Masalah Fenomena Warga Gorontalo Nekat Bekerja di Kamboja

SINDIKAT SCAMMER -- Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo, Halid Lemba, saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (27/6/2025). Halid mengungkap fenomena banyaknya orang Indonesia yang ingin bekerja ke Kamboja.
SINDIKAT SCAMMER -- Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo, Halid Lemba, saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (27/6/2025). Halid mengungkap fenomena banyaknya orang Indonesia yang ingin bekerja ke Kamboja. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Fenomena warga Gorontalo yang nekat berangkat ke Kamboja untuk mencari pekerjaan dinilai bukan sekadar masalah individual. 

Menurut Halid Lemba, Dosen Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo, gejala ini merupakan fenomena sosial yang dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kondisi ekonomi, budaya merantau, hingga sempitnya lapangan kerja di daerah.

“Ketika seseorang terhalang akses pekerjaan, kemungkinan-kemungkinan lain (termasuk yang berisiko) akan terbuka,” ungkap Halid kepada TribunGorontalo.com, Kamis (28/8/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved