Jumat, 20 Maret 2026

Berita Viral

Viral Aksi Dosen Lempar Skripsi di Universitas Nias Hingga Mahasiswa Emosi, Akhirnya Berujung Damai

Dalam video yang beredar dan diunggah oleh akun TikTok @dlauwkaris, Jumat (22/8/2025), terlihat seorang dosen wanita membuang naskah skripsi ke lantai

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Viral Aksi Dosen Lempar Skripsi di Universitas Nias Hingga Mahasiswa Emosi, Akhirnya Berujung Damai
Kolase/Istimewa
AKSI DOSEN LEMPAR SKRIPSI -- Kejadian tersebut sontak menarik perhatian publik setelah videonya ditonton lebih dari 1,8 juta kali hanya dalam beberapa hari. Dalam rekaman, sejumlah mahasiswa mempertanyakan sikap sang dosen, bahkan salah satu di antaranya terlihat menggebrak meja karena kecewa dan kesal. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Baru-baru ini sebuah video yang meperlihatkan mahasiswa di salah satu Universitas yang berada di Sumatra Barat beradu mulut dengan salah satu dosen wanita.

Seketika suasana menjadi tegang di Gedung Program Studi S1 manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Nias

Dimana terlihat bahwa dosen tersebut melempar skripsi mahasiswanya, hingga menimbulkan kericuan di dalam ruangan tersebut.

Dalam video yang beredar dan diunggah oleh akun TikTok @dlauwkaris, Jumat (22/8/2025), terlihat seorang dosen wanita membuang naskah skripsi ke lantai, memicu emosi para mahasiswa.

Kejadian tersebut sontak menarik perhatian publik setelah videonya ditonton lebih dari 1,8 juta kali hanya dalam beberapa hari. Dalam rekaman, sejumlah mahasiswa mempertanyakan sikap sang dosen, bahkan salah satu di antaranya terlihat menggebrak meja karena kecewa dan kesal.

Baca juga: 3 Berita Lokal Gorontalo Terpopuler: Kronologi Agus Hilimi Disekap hingga Renovasi Kantor Gubernur

Sementara video dosen lempar skripsi mulai jadi perbincangan setelah diunggah akun TikTok @dlauwkaris, pada Minggu (24/8/2025).

Pada awal rekaman terlihat sejumlah mahasiswa laki-laki tampak mendatangi meja dosennya.

Dosen wanita kemudian membuang skripsi mahasiswanya ke lantai.

Melihat itu, anak didik sang dosen tidak terima.

"Kenapa di buang ibu?," tanya seorang mahasiswa.

Mahasiswa lain turut emosi dan menanyakan hal serupa.

Kondisi semakin memanas, bahkan membuat seorang mahasiswa tampak menggebrak meja.

Mahasiswa dengan lantang mempertanyakan keberadaan dosennya.

Mereka merasa kesulitan untuk melakukan bimbingan skripsi.

"Dimana ibuk satu minggu?" 

"Jangan dipersulit mahasiswa," ujar mahasiswa.

Hingga Rabu (27/8/2025), video di atas sudah ditonton lebih dari 1,8 juta kali.

Ratusan pengguna TikTok ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya.

Baca juga: Resmi, UU Baru Haji dan Umrah Disahkan DPR RI, Ini Tiga Perubahan Pentingnya dalam Penyelenggaraan

Kronologi kejadian

Universitas Nias di web resminya membeberkan kronologi aksi dosen lempar skripsi mahasiswa.

Semua bermula saat sejumlah mahasiswa menemui Ketua Program Studi S1 Manajemen untuk mengurus yudisium.

Dosen dalam video kemudian menolak lantaran pendaftaran sudah ditutup.

Sontak kejadian tersebut berujung keributan sebagaimana rekaman dalam video.

"Hal ini menimbulkan ketegangan antara beberapa mahasiswa dengan pihak program studi dan berujung pada tindakan yang tidak semestinya, termasuk kerusakan fasilitas meja kerja di ruang Prodi," tulis Universitas Nias dikutip dari keterangannya, Rabu.

Singkat cerita, kejadian tak mengenakan diketahui oleh pihak rektorat.

Melalui Wakil Rektor III, Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Kabiro Kemahasiswaan dan Alumni telah memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan dosen.

Berujung damai

Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Para mahasiswa secara langsung menyampaikan permohonan maafnya karena adanya miskomunikasi.

"Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan damai: mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan lisan, serta bersedia memperbaiki kerusakan yang terjadi."

Baca juga: Waspada Campak! Kemenkes Beberkan 5 Langkah Penting untuk Cegah Kejadian Luar Biasa Campak

"Ketua Prodi juga menerima permintaan maaf dan menyatakan bersedia memaafkan mahasiswa," tulis Universitas Nias.

Pihak kampus turut mendalami kejadian dengan mendapati adanya pelanggaran etik yang dilakukan sang dosen.

Yang bersangkutan akan menjalani pembinaan sesuai dengan pedoman kode etik dosen dan tenaga kependidikan. 

Proses pembinaan tersebut akan ditangani secara objektif melalui mekanisme Universitas dan Komisi Kode Etik, sebagai bagian dari penegakan aturan dan tata kelola lembaga.

Universitas Nias juga akan melakukan evaluasi terhadap mekanisme komunikasi dan tata kelola administrasi akademik, agar informasi penting dapat tersampaikan secara lebih jelas, tepat waktu, dan transparan kepada mahasiswa.

"Universitas Nias mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga mengenai pentingnya komunikasi, kesabaran, dan penghormatan terhadap aturan."

"Sebagai tindak lanjut, universitas akan memperkuat sistem pengawasan, pembinaan, serta forum komunikasi antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari. Universitas juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan akademik dan layanan administrasi tetap berjalan normal." 

"Universitas Nias berkomitmen menjaga nama baik dan reputasi lembaga sebagai institusi pendidikan yang bermartabat serta terus membina mahasiswa dan dosen agar berkarakter, disiplin, dan beretika," tulis Universitas Nias di akhir pernyataan.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved