Selasa, 17 Maret 2026

Berita Gorontalo Populer

3 Berita Lokal Gorontalo Terpopuler: Kronologi Agus Hilimi Disekap hingga Renovasi Kantor Gubernur

Berikut ini 3 berita yang menjadi populer di TribunGorontalo.com pada Rabu (27/08/2025) pagi ini:

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto 3 Berita Lokal Gorontalo Terpopuler: Kronologi Agus Hilimi Disekap hingga Renovasi Kantor Gubernur
Kolase TribunGorontalo.com/Ist
WARGA DISEKAP -- Kolase foto Agus Hilimi. Warga Desa Tolotio itu mengaku disekap di Kamboja. Pihak perusahaan tempat Agus Hilmi bekerja meminta uang tebusan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Inilah 3 berita lokal Gorontalo yang menjadi terpopuler di portal TribunGorontalo.com pada Rabu (27/08/2025).

Portal TribunGorontalo.com telah menyajikan ratusan berita termasuk puluhan berita lokal Gorontalo dalam 24 jam terakhir. 

3 berita lokal di antaranya mendapat perhatian tribunners atau pembaca Tribun hingga menjadi populer.

Ada berita terkait polemik bayi meninggal di RS, ada berita terkait warga Gorontalo tertipu dan disekap di Kamboja.

Ada juga rencana pemprov melakukan renovasi kantor Gubernur.

Berikut ini 3 berita yang menjadi populer di TribunGorontalo.com pada Rabu (27/08/2025) pagi ini:

1.Polemik Bayi Meninggal di RS Bunda Gorontalo, Pasien Alami Pendarahan Tanpa Pendampingan Medis

Kabar duka menyelimuti keluarga Ain Suleman (23) setelah bayi yang dinanti-nantikan meninggal dunia usai persalinan di RS Bunda Gorontalo. 

Pihak keluarga menduga ada kelalaian medis yang mengakibatkan Ain mengalami pendarahan hebat tanpa pendampingan medis yang memadai.

Menurut kuasa hukum keluarga, Wahidin Tanaiyo, peristiwa tragis ini berawal saat Ain datang ke rumah sakit untuk melahirkan. 

Bukannya mendapat perawatan sesuai standar, Ain justru dibiarkan dalam kondisi darurat tanpa pengawasan tenaga medis.

"Selama persalinan, korban tidak mendapat penanganan medis yang memadai sesuai standar," ujar Wahidin, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, pada Selasa (26/8/2025).

Kelalaian ini mengakibatkan Ain melahirkan sendiri dalam kondisi pendarahan hebat, hingga bayi yang dilahirkannya tak tertolong dan meninggal dunia.

Tim kuasa hukum keluarga korban menemukan setidaknya empat faktor yang mengindikasikan adanya malpraktik, yakni tidak adanya pendampingan medis yang serius. Juga dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP), kelalaian pelayanan, serta lemahnya monitoring kondisi ibu dan janin.

"Akibat kelalaian itu, keluarga mengalami kerugian besar dengan meninggalnya sang bayi," tegas Wahidin.

Baca Selengkapnya >>> Polemik Bayi Meninggal di Bunda Gorontalo, Pasien Alami Pendarahan Tanpa Pendampingan Medis

2. Kronologi Pria Gorontalo Tembus Kamboja Gara-gara Gaji Rp 9 Juta, Rupanya Tipu-tipu

WARGA DISEKAP -- Kolase foto Agus Hilimi. Warga Desa Tolotio itu mengaku disekap di Kamboja. Pihak perusahaan tempat Agus Hilmi bekerja meminta uang tebusan.
WARGA DISEKAP -- Kolase foto Agus Hilimi. Warga Desa Tolotio itu mengaku disekap di Kamboja. Pihak perusahaan tempat Agus Hilmi bekerja meminta uang tebusan. (Kolase TribunGorontalo.com/Ist)

Harapan Agus Hilimi untuk mengubah nasib keluarga berubah menjadi mimpi buruk.

Pria asal Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo itu kini disekap di Kamboja, dijebak oleh sindikat perdagangan manusia yang memanfaatkan janji pekerjaan bergaji tinggi sebagai umpan.

Kisah kelam ini bermula pada 7 Agustus 2025, ketika Agus dibujuk oleh seorang teman bernama Eby untuk bekerja di Thailand.

Tawaran gaji Rp9 juta per bulan terdengar menggiurkan. Agus pun berangkat dari Gorontalo, ditemani kawannya Handi.

Namun, saat tiba di Jakarta, Handi memilih mundur karena mulai curiga dengan proses keberangkatan yang tidak transparan.

Agus tetap melanjutkan perjalanan seorang diri. Ia diminta mengurus paspor wisata ke Malaysia, bukan paspor kerja.

Tanpa menyadari jebakan yang menantinya, Agus mengikuti arahan tersebut dan akhirnya diterbangkan ke Kamboja, bukan Thailand seperti yang dijanjikan.

Baca Selengkapnya >>> Kronologi Pria Gorontalo Tembus Kamboja Gara-gara Gaji Rp 9 Juta, Rupanya Tipu-tipu

3. Kantor Gubernur Gorontalo Akan Direnovasi, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp2 Miliar

RENOVASI BANGUNAN -- Gedung Kantor Gubernur Gorontalo (tampak depan), diambil oleh wartawan TribunGorontalo.com, Selasa (26/8/2025). Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk renovasi kantor gubernur.
RENOVASI BANGUNAN -- Gedung Kantor Gubernur Gorontalo (tampak depan), diambil oleh wartawan TribunGorontalo.com, Selasa (26/8/2025). Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk renovasi kantor gubernur. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PKP) akan merenovasi gedung kantor gubernur.

Proyek ini diprioritaskan karena kondisi atap bangunan yang sudah tua dan mengalami kerusakan.

Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Aries Ardianto, menjelaskan bahwa rehabilitasi ini menjadi salah satu fokus kerja utama tahun ini. 

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk perbaikan gedung.

"Rehabilitasi ini dilakukan karena gedung tersebut sudah lama tidak diperbaiki sejak berdiri, terutama bagian atapnya," ujar Aries kepada TribunGorontalo.com, pada Selasa (26/8/2025).

Baca Selengkapnya >>>  Kantor Gubernur Gorontalo Akan Direnovasi, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp2 Miliar

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved