Sabtu, 7 Maret 2026

WhatsApp Diblokir

Jutaan Akun WhatsApp Diblokir Meta, Mayoritas Berasal dari Asia Tenggara, Ini Alasannya

WhatsApp dipakai miliaran orang, tapi jutaan akun diblokir Meta karena terindikasi penipuan, dominan dari Asia Tenggara.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Jutaan Akun WhatsApp Diblokir Meta, Mayoritas Berasal dari Asia Tenggara, Ini Alasannya
slashgear.com
WHATSAPP - Jutaan akun WhatsApp diblokir Meta karena terindikasi penipuan, dominan dari Asia Tenggara. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- WhatsApp kini sedang ramai digunakan oleh masyarakat.

Baik yang tua, muda bahkan anak-anak sekalipun menggunakan aplikasi komunikasi.

Diluncurkan tahun 2009 oleh Brian Acton dan Jon Koum aplikasi ini awalnya hanya sebagai aplikasi pesan sederhana tanpa iklan.

Namun, seiring berjalannya waktu WhatsApp ini berkembang menjadi platform komunikasi global.

Pengguna WhatApp sudah lebih dari 2,7 miliar orang.

Tapi dari Miliaran orang tersebut, Ada jutaan akun WhatsApp diblokir oleh Meta.

Paling banyak adalah akun yang berasal dari Asia Tenggara.

Akun tersebut adalah akun yang terindikasi scam atau aksi penipuan di seluruh dunia.

Dilansir dari Kompas.com, hal itu diungkap perusahaan dalam laporan terbaru Meta, sekaligus mengumumkan fitur baru untuk meningkatkan keamana pengguna saat diundang masuk ke grup WhatsApp oleh kontak tak dikenal. 

Meta mengeklaim sebagian besar akun yang dihapus, terafiliasi dengan kelompok kriminal terorganisir di wilayah Asia Tenggara. 

Kendati demikian, tidak dirinci berapa angka spesifik akun penipuan yang berasal dari kawasan ini. 

"Kami secara proaktif mendeteksi dan menghapus akun sebelum pusat organisir penipuan bisa mengoperasikannya," kata Meta dalam laman resminya, sebagaimana dikutip KompasTekno, Selasa (12/8/2025). 

Kelompok kriminal ini biasanya menggunakan beragam modus operandi penipuan. 

Misalnya, iming-iming investasi cryptocurrency dan skema piramida. 

Skema piramida ini merupakan sistem bisnis ilegal, di mana korban ditawari keuntungan dengan merekrut anggota baru. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved