Minggu, 8 Maret 2026

Berita Listikal

10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Indonesia Masuk Daftar, Lebanon Pound Jadi Paling Anjlok

Simak 10 mata uang terlemah di tahun 2025. Setiap negara pastinya memiliki mata uangnya sendiri-sendiri.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto 10 Mata Uang Terlemah di Dunia, Indonesia Masuk Daftar, Lebanon Pound Jadi Paling Anjlok
Tribunnews
NILAI - Ilustrasi Mata uang Rupiah dan Dolar AS. Simak 10 negara di dunia dengan nilai mata uang terendah secara nominal, Indonesia menempati urutan ke enam dengan kurs mencapai Rp 16.329 per USD. 

Hal ini terjadi lantaran Lebanon masih terpuruk dalam krisis ekonomi berkepanjangan, diperparah dengan konflik politik internal dan kegagalan reformasi fiskal.

Imbasnya banyak bank di Lebanon tidak mampu mengembalikan simpanan nasabah, terutama dalam mata uang asing, menimbulkan krisis kepercayaan dan mempercepat laju konversi ke dolar oleh masyarakat, sehingga meningkatkan tekanan terhadap pound.

Organisasi internasional seperti IMF dan Bank Dunia terus mendesak pemerintah Lebanon untuk melakukan reformasi struktural guna memulihkan ekonomi.

Namun tanpa kesepakatan politik dan transparansi, langkah penyelamatan ekonomi sulit dijalankan.

Baca juga: Bansos PKH dan BPNT Juli–September 2025 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima Lewat HP

2. Rial Iran (IRR)

Nilai tukar 1 USD = 42.000 IRR

Mata uang resmi Iran, yakni Rial Iran (IRR), kembali masuk dalam jajaran mata uang paling lemah di dunia pada tahun 2025. 

Nilai tukar 1 USD setara dengan sekitar 42.000 Rial, menjadikan Iran sebagai negara dengan mata uang nominal terendah kedua setelah Lebanon, berdasarkan data resmi dari EBC Financial Group dan Dukascopy Bank SA.

Meski bukan hal baru, lemahnya nilai Rial Iran menunjukkan bagaimana tekanan ekonomi, sanksi internasional, serta kebijakan domestik yang tidak efektif terus menyeret stabilitas ekonomi negara tersebut ke titik kritis.

3. Vietnam Dong (VND) – Vietnam

Nilai tukar: 1 USD = 26.045 VND

Meskipun pertumbuhan ekonomi Vietnam positif, mata uang dong masih termasuk yang paling lemah secara nominal.

Ini karena kebijakan moneter konservatif dan struktur nilai tukar tetap yang dipertahankan bertahun-tahun.

Berbeda dengan negara lain yang pernah melakukan redenominasi untuk memangkas angka nol, Vietnam tidak memilih opsi ini. 

Akibatnya, nilai tukar VND terhadap mata uang asing terlihat sangat tinggi secara nominal, meskipun ekonomi relatif sehat dan stabil.

Baca juga: Oppo K13 Turbo Series Rilis, Punya Baterai 7000 mAH dan Tahan hingga 5 Tahun, Cek Harga HPnya

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved