Kamis, 5 Maret 2026

Berita Nasional

4 Pasang Gubernur-Wagub Retak: Dari Rebutan Kewenangan Hingga Isu Korupsi

Fenomena keretakan hubungan antara kepala daerah dan wakilnya menjadi sorotan belakangan ini.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 4 Pasang Gubernur-Wagub Retak: Dari Rebutan Kewenangan Hingga Isu Korupsi
ilustrasi
antara kepala daerah dan wakilnya dikabarkan sedang tidak harmonis. Saling curhat soal pemangkasan kewenangan, dugaan tak ada komunikasi, hingga isu korupsi menjadi pemicu keretakan ini. Apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding pemerintahan daerah? Siapa saja pasangan pemimpin yang sedang bergejolak? 

TRIBUNGORONTALO.COM – Fenomena keretakan hubungan antara kepala daerah dan wakilnya menjadi sorotan belakangan ini.

Berbagai faktor melatarbelakangi disharmoni ini, mulai dari masalah komunikasi, pemangkasan kewenangan, hingga isu hukum seperti penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus ini terjadi di beberapa provinsi, menggambarkan dinamika politik yang kompleks di tingkat daerah.

 
1.Bangka Belitung: Wagub Hellyana Merasa Dikucilkan dan Kewenangan Dipangkas

Di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Wakil Gubernur Hellyana secara terbuka mencurahkan kegelisahannya mengenai hubungan yang memburuk dengan Gubernur Hidayat Arsani.

Hellyana mengungkapkan bahwa komunikasi antara keduanya sudah bermasalah sejak hari pertama mereka dilantik.

"Dari hari pertama sebenarnya sudah agak susah berkomunikasi, tidak seperti biasanya waktu kampanye, telepon setiap hari bahkan video call," kata Hellyana, Jumat (11/7/2025).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini bahkan berencana menggugat Gubernur Hidayat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Ombudsman karena merasa kewenangannya sebagai Wakil Gubernur dipangkas.

Meskipun ada keretakan, Hellyana menyatakan tetap berusaha menjaga hubungan baik demi kondusifitas di hadapan masyarakat.

"Secara pribadi yang saya rasakan itu, mulai keluar surat edaran yang saya sempat komplain kepada beliau (Gubernur Babel) bahwa surat edaran itu bukan produk hukum dan bertentangan dengan Pergub," tambahnya.

Duet Hidayat Arsani dan Hellyana diusung empat partai koalisi dan memenangkan Pilkada 2024 dengan 299.591 suara.

2.Jawa Barat: Dedi Mulyadi Bantah Retak dengan Erwan Setiawan, Sekda Jadi Sorotan

Hubungan tegang juga dilaporkan terjadi di Provinsi Jawa Barat, melibatkan Gubernur Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan.

Keretakan ini disebut-sebut dipicu oleh perasaan Erwan yang kewenangannya kerap dilangkahi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Herman Suryatman.

Erwan merasa banyak informasi penting tidak sampai kepadanya dan Herman sering mengambil perannya untuk turun ke lapangan tanpa koordinasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved