Selasa, 10 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

2 Jembatan Desa Ulapato A Gorontalo Rusak Akibat Banjir, Kendaraan Bermuatan Sulit Melintas

Dua jembatan yang terletak di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, kini rusak akibat diterjang banjir.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 2 Jembatan Desa Ulapato A Gorontalo Rusak Akibat Banjir, Kendaraan Bermuatan Sulit Melintas
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
JEMBATAN RUSAK - Kondisi jembatan di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (13/7/2025). Dua jembatan ini rusak akibat diterjang banjir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua jembatan yang terletak di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, kini rusak akibat diterjang banjir.

Jembatan ini berada di bagian perbatasan dengan Desa Ulapato B (sisi utara) dan satunya di sisi selatan hanya berjarak sekitar 30-40 meter. 

Warga setempat resah dihantui banjir yang datang setiap kali hujan turun. Seperti halnya dikeluhkan Usman Ibrahim, warga kepada TribunGorontalo.com pada Minggu (13/7/2025).

"Kalau yang di bagian selatan itu sudah ada satu tahun setelah itu yang di bagian utara sini dekat perbatasan dengan Desa Ulapato B," ujar Usman.

Ia menambahkan bahwa kondisi jembatan, khususnya di sisi utara, kini sangat dekat dengan aliran sungai. 

Jika terjadi banjir besar, dikhawatirkan jembatan itu akan terseret arus.

Usman juga menjelaskan bagaimana kondisi desa jika diterjang banjir. 

"Kalau banjir dia sampai di bagian sana di kawasan rumah-rumah warga," ungkapnya.

Sebelumnya, jembatan tersebut memang sudah pernah mengalami ambruk. 

Kini kondisinya nyaris menyentuh aliran sungai, hanya tinggal menunggu waktu bila tidak segera mendapat perhatian.

Warga menyebut ada pihak-pihak yang datang melihat dan mendokumentasikan kerusakan jembatan. 

Namun sejauh ini belum ada kejelasan tindak lanjut dari kunjungan tersebut.

"Ada mereka datang dan foto kondisi jembatan tapi tak ada kejelasan," tambah Usman.

Kondisi ini juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga. 

Yusuf Yunus, pedagang sayur yang kerap melintasi jembatan mengaku kesulitan.

"Saya jualan rica, tomat, rempah-rempah dan lain-lain," katanya.

Karena kondisi jembatan yang sudah ambruk sebagian, Yusuf terpaksa mengangkat barang dagangannya datu per satu sebelum melintasi jembatan. 

Ia tak ingin risiko bentornya rusak atau dagangannya tumpah.

"Kalau saya paksa nanti bentor saya rusak atau barang-barang saya akan tumpah," jelas Yusuf.

Akhirnya, ia harus melakukan pekerjaan dua kali. Pertama Yusuf mengangkut barang dagangan. Lalu memindahkan bentor, kemudian mengangkat kembali barang-barangnya ke kendaraan roda tiga miliknya.

"Seperti kerja dua kali tapi mau bagaimana lagi," ujarnya pasrah.

Baca juga: Nama-nama Siswa Gorontalo Finalis OSN 2025 Tingkat Provinsi, Jenjang SD atau Sederajat

Lebih mengarah ke sisi utara, ada satu jembatan yang putus tempat di Desa Ulapato B. 

Namun kini, jembatan tersebut dalam proses perbaikan. Akibat putusnya jembatan tersebut, kendaraan roda empat tak bisa lagi melintas. 

Kerusakan dua jembatan di Ulapato A ini menjadi potret nyata kebutuhan infrastruktur mendesak di wilayah pedesaan Gorontalo. 

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan sebelum kondisi bertambah buruk dan mengancam keselamatan mereka. 

 


(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved