Jumat, 27 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Dana Rp 800 Juta Digelontorkan PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Demi Perbaiki Saluran Irigasi Pilohayanga

Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menggarap proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Pilohayanga, Kecamatan Talaga, Kabupaten Gorontalo.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Dana Rp 800 Juta Digelontorkan PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Demi Perbaiki Saluran Irigasi Pilohayanga
FOTO: Nurfiska
PUPR -- Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Maxmilian Lumentut ditemui saat sosialisasi di Balai Desa Pilohayanga, Selasa (2/7/2025). 

Reporter: Fiska Rahman

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menggarap proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Pilohayanga, Kecamatan Talaga, Kabupaten Gorontalo.

Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Proyek yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo ini diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Tujuannya, agar pekerjaan fisik berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik kepentingan dengan para petani pengguna air.

“Sosialisasi ini penting. Rehabilitasi irigasi bukan sekadar proyek fisik, tapi soal komunikasi dan kesepahaman. Kita ingin pekerjaan berlangsung tanpa mengganggu pasokan air ke sawah petani,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Provinsi Gorontalo, Maxmilian Lumentut, saat sosialisasi di Balai Desa Pilohayanga, Selasa (2/7/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri lintas sektor, mulai dari Kapolsek dan Danramil Talaga, Camat, kepala desa, penyuluh pertanian, perwakilan desa sekitar, hingga kelompok petani pemakai air.

Salah satu hasil krusial dari pertemuan ini adalah kesepakatan jadwal buka-tutup aliran air selama masa pekerjaan.

Saat saluran ditutup, kontraktor akan mengerjakan fisik saluran. Ketika saluran dibuka, petani tetap bisa mengakses air untuk kebutuhan irigasi.

Rp800 Juta untuk 400 Meter Saluran

Rehabilitasi saluran irigasi Pilohayanga ini didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Provinsi Gorontalo 2025, dengan nilai pagu sebesar Rp800 juta.

Meski anggaran terbatas, dampaknya dinilai luas, sebab saluran ini menopang ribuan hektare sawah di kawasan Talaga Jaya dan sekitarnya.

Menurut rencana, proyek ini akan berlangsung selama 90 hari kalender, terhitung sejak Juni hingga September 2025.

Panjang saluran yang akan diperbaiki mencapai lebih dari 400 meter, difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan berat akibat sedimentasi dan bangunan tak berizin.

“Kalau jaringan irigasi tidak diperbaiki, maka produktivitas pertanian jelas terganggu. Kita ingin saluran kembali berfungsi optimal, agar petani bisa tanam dengan tenang,” kata Maxmilian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved