Jumat, 20 Maret 2026

Berita Viral

Sosok Merince Kogoya, Finalis Miss Indonesia 2025 yang Didiskualifikasi karena Unggahan Instagram  

Merince Kogoya menuai sorotan publik usai dirinya didiskualifikasi dari ajang Miss Indonesia 2025.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Merince Kogoya, Finalis Miss Indonesia 2025 yang Didiskualifikasi karena Unggahan Instagram  
INSTAGRAM
DIDISKUALIFIKASI - Merince Kogoya Miss Indonesia 2025 dipulangkan. Ia menjadi sorotan usai video lama pengibaran bendera Israel viral. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Merince Kogoya menuai sorotan publik usai dirinya didiskualifikasi dari ajang Miss Indonesia 2025.

Merince diketahui merupakan perwakilan Provinsi Papua Pegunungan.

Namun langkahnya harus terhenti karena video dirinya mengibarkan bendera Israel viral di media sosial.

Lewat media sosial Instagram miliknya, @kogoya_merry, Merince Kogoya tampak terang-terangan menuliskan 'I Stand With Israel' dengan menyertakan gambar bendera Israel.  

Diketahui Merince Kogoya merupakan mahasiswa di Universitas Cenderawasih (UNCEN). 

Sebelumnya dirinya tercatat sebagai lulusan dari SMA Negeri 3 Jayapura.  

Merince merupakan sosok anak muda berprestasi, salah satunya dirinya pernah mengikuti Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinsi (KSN-P) tahun 2021. 

Tak hanya bidang akademik, Merince juga tercatat berprestasi di bidang olahraga, termasuk dirinya pernah mengikuti Honda DBL 2022-2023. 

Kritik Tajam 

Maiton Gurik, aktivis literasi asal Papua, memberikan kritik tajam usai panitia Miss Indonesia 2025 memulangkan finalis asal Papua Pegunungan, Merince Kogoya.  

Dirinya menilai pemulangan Merince sebagai bentuk diskriminasi yang dilatari fanatisme semu berkedok agama. 

Merince dikabarkan dipulangkan usai di beberapa unggahan media sosialnya menampilkan bendera Israel, baik foto maupun video, mengutip Tribun-Papua.com. 

Panitia kemudian menilai hal itu sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu pihak dan mengambil langkah tegas dengan mencoret namanya dari kompetisi. 

“Ini jelas diskriminatif. Hanya karena simbol semu, seseorang diputuskan tidak layak tampil. Padahal tidak ada bukti konkret soal dukungan ideologis. Ini bentuk fanatisme yang membahayakan keberagaman bangsa,” tegas Maiton dalam pernyataannya kepada media ini di Wamena, Minggu, (29/06/2025). 

Maiton Gurik menyebut pemulangan Merince Kogoya dari ajang miss kecantikan tersebut juga seolah-olah tak memberikan ruang bagi orang Papua yang berprestasi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved