Selasa, 3 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER : Kawasan Kuliner Nontunai di Kabgor - Dana Kopsis Sekolah Diduga ke Dinas

Simak tiga berita Gorontalo terpopuler hari ini. Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca masyarakat.

Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER : Kawasan Kuliner Nontunai di Kabgor - Dana Kopsis Sekolah Diduga ke Dinas
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Kolase tiga foto berita Gorontalo terpopuler hari ini Minggu (29/6/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita lokal yang paling banyak dibaca masyarakat. 

Sejumlah fasilitas di pemandian Lahilote Kota Gorontalo rusak parah.

Hal ini disampaikan langsung oleh pengunjung pada Minggu (29/6/2025).

Menurut pelatih tim renang, Samsudin Sigar, kondisi fasilitas pemandian Lahilote perlu diperbaiki.

"Seperti tempat bilas itu sudah tidak ada pintu dan mata shower sudah tidak ada," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (29/6/2025).

Selain kamar mandi rusak, kondisi bak mandi disebut sudah berlumut membuat pengunjung sering tergelincir.

"Ini bagian tengah itu berlumut, kalau di pinggiran tidak. Apalagi kalau sudah terik matahari, lumut-lumut ini akan muncul ke permukaan," jelasnya.

Di sisi lain, Hardi Didipu mengeluhkan adanya pembayar tarif  bagi pendamping anak-anak.

Baca selengkapnya

3. Dana Kopsis SMPN 1 Kota Gorontalo Diduga Mengalir ke Dinas, Ketua Komite Bakal Adukan ke Wali Kota

DANA KOPSIS - SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Gorontalo, diambil Jumat (27/6/2025). Polemik dana kopsis SMPN 1 Gorontalo  kini bertuntut panjang.
DANA KOPSIS - SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Gorontalo, diambil Jumat (27/6/2025). Polemik dana kopsis SMPN 1 Gorontalo kini bertuntut panjang. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Polemik dana Koperasi Siswa (Kopsis) SMP Negeri 1 Kota Gorontalo berbuntut panjang. 

Abdul Latif Yunus, Ketua Komite SMP 1 Kota Gorontalo menduga aliran dana kopsis mengalir ke pejabat dinas.

Abdul kini siap mengadu langsung ke Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Pihak Komite dan orang tua siswa kini mempertanyakan dana puluhan juta rupiah yang semestinya kembali ke kantong para siswa.

“Pada dasarnya ketika (dana Kopsis) sering diingatkan kepada beliau (Kepsek), beliau selalu jawab ada di kopsis,” ujar Abdul Latif Yunus kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (29/6/2025).

Konflik makin memanas saat jelang ujian sekolah, muncul wacana rapat membahas kebutuhan siswa. 

Namun rapat ini kerap tertunda lantaran pihak sekolah hanya ingin menghadirkan perwakilan orang tua.

Baca selengkapnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved