Haji 2025
32 Jemaah Haji RI Terinfeksi Covid-19, Kemenkes Sebut Dugaan Kemungkinan Terpapar di Arab Saudi
Sebanyak 32 Warga Negara Indonesia (WNI) terpapar virus covid-19. 32 WNI ini terpapar ketika sedang melaksanakan ibadah haji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jemaah-haji-positif-covid-19.jpg)
"Jadi rata-rata, lebih dari 10 hari masa tinggal mereka di Arab Saudi baru kemudian ada gejala dan dinyatakan positif Covid-19. Kalau melihat seperti itu ada kemungkinan ini proses penularannya lokal di Arab Saudi," tambah Imran.
Gerak Cepat Cegah Penularan Covid-19 di Lingkungan Jemaah Haji
Lalu apa tindakan Kemenkes dan KKHI saat ada jemaah yang pertama terdeteksi Covid?
KKHI kata Imran berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk menjaring pelaku kontak erat dengan penderita Covid.
Utamanya terhadap jemaah yang tinggal dalam satu kamar.
Baca juga: Tak Bisa Didampingi Orang Tua, Noval, Siswa di Semarang Ini Minta Damkar Ambilkan Rapornya
"Jemaah itu kan bisa tinggal dalam satu kamar hotel itu 4 sampai 5 orang. Mereka yang sekamar ini dilakukan pemeriksaan skrining swab Covid-19 tapi tidak diminta isolasi mandiri. Hanya diimbau untuk selalu menggunakan masker kemanapun berada, termasuk ketika mereka berada di dalam kamar," kata Imran.
Kemenkes terus memantau kondisi mereka melalui dokter kloter yang ada di setiap kloter, apakah ada perkembangan kasus atau tidak.
"Alhamdulillah empat hari atau kasus terakhir yang dinyatakan positif belum ada lagi temuan kasus baru dan mudah-mudahan tidak ada lagi pertambahan kasus," ujarnya.
Selain itu KKHI juga melakukan edukasi karena gejala Covid-19 ini mirip dengan gejala ISPA.
"Edukasi-edukasi tentang penggunaan masker, terutama ketika jemaah harus berada di kerumunan orang, misalnya mereka harus melakukan ibadah tawaf atau sai atau salat lima waktu di Masjidil Haram, kami sangat anjurkan mereka untuk menggunakan masker. Kemudian yang paling masif adanya pemberian booster Covid-19 bagi jemaah kita yang belum mendapatkan booster di tahun 2025 ini," ujarnya.
Imran mengatakan kloter-kloter yang jemaahnya terjangkit Covid-19 oleh pemerintah Arab Saudi diberikan 1000 dosis booster Covid-19.
Baca juga: 23 Warga Sulut Diduga Jadi Korban TPPO, 3 Wilayah Paling Banyak, Berikut Daftar Namanya
"Kemudian kami berikan kepada jemaah-jemaah yang berada satu kloter yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan itu dilakukan sebelum puncak ibadah haji, sebelum Arafah kemarin," kata dia.
Jemaah Haji Diminta Lakukan Ini Saat Tiba di Indonesia
Jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Air diminta untuk menjaga dan memantau kesehatannya selama 21 hari sejak tiba di rumah.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa jemaah tidak terinfeksi virus Covid-19.