Berita Viral Nasional
Viral! Pasien Meninggal Akibat Alat Rusak, Manajemen RSUP Kandou Manado Di-SKAKMAT di DPRD Sulut
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara memanggil paksa manajemen RSUP Prof. RD Kandou Manado dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Seni
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/RS-MANADO-Pasien-meninggal-dunia-karena-alat-operasi-saraf-rusak.jpg)
"Kalau mendengar penjelasan pihak RSUP, sepertinya ada keterangan berbeda-beda. Tidak boleh RS pilih-pilih untuk melayani," ungkap mantan Bupati Minahasa ini.
Stella Runtuwene menambahkan, manajemen RS seharusnya mengedukasi pasien ketika ada alat yang rusak dan memiliki SOP untuk segera mengganti alat tersebut.
"Jangan seperti yang terjadi pada Gabriel ini. Sudah viral dulu baru saling lempar tanggung jawab," katanya pedas.
Menanggapi berbagai sorotan dan kritik tajam dalam RDP, Plt. Direktur Operasional Layanan RSUP Kandou, dr. Wega Sukanto, atas nama manajemen, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Gabriel Sineleyan.
"Kami bertekad melakukan perubahan, meningkatkan layanan. Terima kasih atas masukan dan saran," ujar Wega.
Sementara itu, Plt. Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, Ns. Suwandi Luneto SKep MKes, menyatakan pihaknya akan melakukan audit mendalam terkait keluhan pelayanan tidak sesuai standar dari tenaga medis, baik dokter maupun perawat.
"Ketika ada data, bukti permukaan itu akan kita telusuri, audit keperawatan dan audit medik untuk dokter. Ini kesalahannya ringan atau berat, berdasarkan itu kita akan jatuhkan hukuman disiplin. Kami berterima kasih atas masukannya," ujarnya. (*)
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Viral! Guru Telanjangi Siswa Gara-gara Cari Uang Pecahan Rp 75 Ribu yang Hilang, Berujung Dimutasi |
|
|---|
| Terdesak Biaya Kos hingga Makan, Mahasiswi IPK 3,85 Tapi Nekat Mencuri |
|
|---|
| Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat Ditangkap, Dua di Antaranya Masih Pelajar |
|
|---|