Berita Viral
Demi Sekolah Anaknya, Ibu di Surabaya Ini Rela Antre Sejak Jam 4 Subuh: Sudah Gagal Dua Sekolah
Seorang ibu di Surabaya ini viral. Dirinya menjadi sorotan warganet sebab sejak subuh dia sudah mengantre.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pendaftaran-siswa-baru-viral.jpg)
Di tempat yang sama, Anwar asal Wonokusumo menuturkan bahwa ia dan istrinya bergantian menjaga antrean sejak pukul 06.00 WIB untuk mendapatkan PIN.
“Tadi pagi sampai siang jam 12.00 WIB istri saya yang jaga, terus saya gantian yang jaga sampai sekarang,” ujarnya.
Anwar berhasil mendapatkan PIN pendaftaran SPMB sekitar pukul 14.30 WIB.
Sebelumnya, ia mengalami kegagalan di sekolah lain akibat kuota habis.
“Sebelumnya juga saya sudah coba di sekolah lain tapi selalu gagal soalnya udah kehabisan (kuota). Alhamdulillah hari ini dapat,” ungkapnya.
Ia juga membawa sejumlah berkas, seperti surat keterangan lulus (SKL) dan nilai rapor, untuk mendaftar.
Baca juga: UNG Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Suleman Bouti Diangkat di Bidang Sociolinguistics Orthography
“SKL, nilai rapor rata-rata semester 1 sampai 5, nilai rapor juga ganjil genap,” tuturnya.
Putrinya berencana mendaftar di SMA Negeri 7 atau SMA Negeri 3 Surabaya, namun di SMAN 8, ia hanya mengambil PIN.
“(Di SMA Negeri 8 Surabaya) ambil PIN saja,” pungkasnya.
Sejumlah lulusan SD dari luar kota akan mendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Surabaya pada 2025.
Mereka akan bersaing memperebutkan kuota siswa dengan lulusan SD di dalam kota.
Mengutip data Dinas Pendidikan Surabaya, hingga Senin (2/6/2025), sebanyak 557 calon pendaftar telah merampungkan validasi Kartu Keluarga (KK) lulusan luar Surabaya.
Mengingat proses validasi KK yang masih berlangsung hingga 15 Juni mendatang, jumlah siswa yang akan mengikuti proses ini diperkirakan akan bertambah.
Baca juga: UNG Seleksi 51 Peserta Jalur Prestasi Unggul Diikuti Hafidz dan Juara Nasional, Hanya 10 Diterima
Hingga saat ini, total sebanyak 29.312 calon pendaftar telah merampungkan proses validasi.
Jumlah tersebut telah mencapai 77 persen dari jumlah lulusan SD di Surabaya yang mencapai 38 ribu siswa.
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|