Bos WO Penipu
Calon Mempelai Bayar Lunas, Uang Malah Digasak Bos Wedding Organizer, Ternyata Ada Belasan Korban
Calon mempelai melaporkan CHH (36) bos wedding organizer (WO) asal Driyorejo, Gresik ke Polisi. CHH dilaporkan karena menggasak uang calon yang sudah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/CHH-36-bos-wedding-organizer-WO-asal-Driyorejo-Gresik-688.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Calon mempelai melaporkan CHH (36) bos wedding organizer (WO) asal Driyorejo, Gresik ke Polisi.
CHH dilaporkan karena menggasak uang calon yang sudah membayar lubas biaya pernikahan
Akibatnya, ditangkap anggota Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya, Jawa Timur
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya Ipda M Zahari mengatakan, pihaknya menetapkan pemilik atau bos WO berinisial CHH sebagai tersangka atas dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana Pasal 378 dan atau 372 KUHP.
Pasalnya, terdapat korban sepasang calon mempelai yakni wanita TN (24) dan calon suaminya KM (29) yang membuat laporan kepolisian di SPKT Mapolsek Wonokromo Polrestabes Surabaya, pada Sabtu (7/6/2025),
Setelah diselidiki, didapatkan informasi bahwa pihak korban sudah membayar paket perayaan pesta pernikahan kepada si tersangka CHH, secara penuh melalui tiga tahap pembayaran dengan total harga Rp74,7 juta, untuk pesta pernikahan yang dijadwalkan pada Minggu (8/6/2025).
"Kalau korban yang saya tangani ini ada Rp74 juta kerugian. Korban ini memesan sejak tahun 2024 kemarin," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Selasa (10/6/2025).
Ternyata, beberapa hari menjelang pelaksanaan hari pernikahan tersebut, pihak korban malah terus dikejar-kejar oleh berbagai macam pihak vendor perlengkapan acara yang menagih uang biaya sewa perlengkapan.
Padahal, hampir semua biaya pembayaran untuk paket dream wedding yang sudah disepakati oleh pihak calon mempelai dengan pihak bos WO; Tersangka CHH sudah dilunasi sesuai permintaan.
Belakangan diketahui, ternyata uang biaya paket pernikahan yang sudah disetorkan kepada bos WO Tersangka CHH itu, sengaja tidak dibayarkan sebagaimana mestinya kepada pihak vendor.
"Sebenarnya vendor-vendor itu, ada yang (dijanjikan) dibayar belakangan dan ada yang lunas. Saat dicek, ternyata ada yang baru di-DP Rp1 juta," ungkapnya.
Menyadari ada yang tak beres dengan kinerja WO tersebut, pihak korban berusaha meminta kejelasan seraya membuat perhitungan terhadap Tersangka CHH.
Ternyata, lanjut Zahari, pihak tersangka cenderung dianggap pihak korban selalu berkelit.
Bahkan, menunjukkan gelagat tidak memungkinkan untuk mengembalikan semua uang yang sudah dibayarkan.
Namun, terlepas dari itu, Zahari mengungkapkan, pihak korban merasa geram terhadap tersangka karena rencana pelaksanaan pernikahannya terancam batal dan gagal total.
| Nama-nama Calon Paskibraka Gorontalo Lolos ke Tahap Verifikasi Pusat |
|
|---|
| Harga BBM Pertamina Se-Indonesia 30 April 2026, Cek Harga Pertamax hingga Dexlite di Gorontalo |
|
|---|
| Identitas Pelajar Gorontalo Korban Kecelakaan Maut di Jalan Trans Sulawesi |
|
|---|
| Viral Kecelakaan Gara-gara Tumpahan Solar di Jalan Raya, Polres Gorontalo: Tidak Benar |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Tragis di Limboto Barat Gorontalo, Satu Pelajar Meninggal Dunia |
|
|---|