Berita Gorontalo
Gorontalo Hasilkan 2.375 Kg Limbah Medis per Hari, TPA Talumelito Olah Pakai Incinerator
Provinsi Gorontalo kini menghadapi tantangan serius terkait limbah medis, dengan jumlah yang dihasilkan mencapai rata-rata 2.375 kilogram per hari, a
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-datangi-langsung-TPA-Talumelito.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Provinsi Gorontalo kini menghadapi tantangan serius terkait limbah medis, dengan jumlah yang dihasilkan mencapai rata-rata 2.375 kilogram per hari, atau setara 856 ton per tahun.
Angka ini berasal dari 147 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang tersebar di wilayah tersebut, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan klinik.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail turun langsung meninjau fasilitas pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Fasilitas ini menggunakan teknologi incinerator, alat pembakaran limbah medis yang mampu menghancurkan hingga 200 kilogram limbah per jam.
"Ini bukan sekadar soal membakar sampah medis. Ini tentang menjaga lingkungan kita tetap bersih dan aman, serta memanfaatkan peluang untuk meningkatkan PAD," ujar Gubernur Gusnar dalam keterangannya.
Fasilitas ini diharapkan tak hanya menyelesaikan masalah limbah medis di Gorontalo.
Lebih dari itu Gusnar berharap juga ada kemitraan strategis dengan pemerintah daerah tetangga seperti Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.
Kehadiran incinerator ini dinilai penting karena selama ini Gorontalo belum memiliki sistem pengelolaan limbah medis yang terintegrasi.
Akibatnya, sebagian besar limbah B3 dibuang tanpa pengolahan memadai, menimbulkan risiko lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Dengan langkah ini, Gorontalo berharap bisa menjadi contoh dalam pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan, profesional, dan berkontribusi langsung pada pembangunan daerah.
Gusnar Bakal Minta Anggaran
Diketahui bahwa volume sampah yang terus meningkat hingga 110–120 ton per hari.
Karena itu, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito kini berada di titik kritis dan membutuhkan penanganan serius.
Gusnar pun sebut bakal segera membenahi kondisi TPA Talumelito yang menjadi lokasi utama penampungan sampah dari Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo.
“Pak Gubernur akan segera membenahi TPA Talumelito. Ini mencakup perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan kolam lindih, dan penataan kembali area landfill,” ujar Alvian usai kunjungan ke TPA Talumelito pada Senin (9/6/2025).
Berita Gorontalo
pelayanan kesehatan
fasilitas pelayanan kesehatan
Gubernur Gorontalo
Gusnar Ismail
TPA Talumelito
| Nilai Zakat Fitrah Seluruh Wilayah di Gorontalo, dari Rp 40-45 Ribu, Berikut Detilnya |
|
|---|
| 5 Karyawan Tambang Pani Pohuwato Gorontalo Diduga Curi Material Mengandung Emas, 10 Kg Dibawa ke Kos |
|
|---|
| Jumlah Polisi Bersertifikat Tilang di Gorontalo Masih Terbatas, Polda Datangkan Tim Uji ke Daerah |
|
|---|
| Khutbah Berbasis Sains, Kadis Kesehatan Provinsi Gorontalo Uraikan Manfaat Medis dari Perbuatan Baik |
|
|---|
| Sampah Liar Cemari Akses Menuju RSUD Toto Gorontalo, Papan Larangan Tak Digubris |
|
|---|