Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026

Jemaah Haji Gorontalo

BREAKING NEWS: 2 Jemaah Haji Gorontalo Jalani Safari Wukuf, Jatuh Sakit saat Armuzna

Dua jemaah haji asal Provinsi Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 28 menjalani prosesi safari wukuf di Padang Arafah. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: 2 Jemaah Haji Gorontalo Jalani Safari Wukuf, Jatuh Sakit saat Armuzna
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
KABAR JEMAAH HAJI -- Ketua Tim Transportasi, Akomodasi, dan Perlengkapan Haji Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Muhaiminul Aziz Yunus, saat ditemui TribunGorontalo.com pada Selasa (10/6/2025). Aziz menyebut dua jemaah haji Gorontalo menjalani safari wukuf. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dua jemaah haji asal Provinsi Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 28 menjalani prosesi safari wukuf di Padang Arafah. 

Kondisi kesehatan kedua lansia itu tidak memungkinkan untuk bergabung bersama rombongan jamaah lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Transportasi, Akomodasi, dan Perlengkapan Haji Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Muhaiminul Aziz Yunus, saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Selasa (10/6/2025).

“Keduanya dalam kondisi sakit saat armusnah dan berada di KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia). Karena itu, mereka dibawa dengan ambulans dan disafari wukufkan,” jelas Aziz.

Safari wukuf adalah proses wukuf di Arafah yang dilakukan secara khusus oleh petugas kesehatan, bagi jamaah yang sakit dan tidak bisa hadir secara fisik bersama jamaah lainnya.

Baca juga: Mahasiswi Sulsel Dipolisikan usai Beli Tisu Pakai Uang Palsu di Kios, Punya Alat Cetak Sendiri

Selain itu, untuk menghindari kelelahan saat puncak armusnah (arus mudik dan musnah dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina), sebagian jamaah haji asal Gorontalo memilih untuk melakukan tanajul secara mandiri. 

Mereka meninggalkan Muzdalifah lebih awal dengan izin petugas.

“Dan itu sangat berdampak baik bagi kondisi jamaah,”  jelas Aziz.

Ketua Kloter, pembimbing ibadah, Petugas Haji Daerah (PHD), serta tenaga kesehatan telah melaporkan bahwa seluruh jamaah haji asal Gorontalo dalam kondisi aman dan sehat pasca puncak ibadah haji. 

Pihak Kemenag Gorontalo juga terus melakukan koordinasi dan pemantauan intensif melalui ketua-ketua kloter masing-masing.

Muhaiminul menjelaskan, pihaknya memprioritaskan jamaah lansia, sakit, dan disabilitas dengan memberikan pendampingan khusus dari petugas.

Usai pelaksanaan wukuf, para jamaah saat ini sudah kembali ke Kota Mekkah dan sebagian besar sudah menempati hotel masing-masing. 

Sesuai jadwal, para jamaah haji asal Gorontalo akan kembali ke tanah air pada 1 Juli 2025.

“Artinya, masih ada sekitar 26 hari lagi para jamaah haji kita berada di Arab Saudi,” kata Aziz. 

Untuk memantau kondisi keluarga yang sedang berhaji, pihak Kemenag Gorontalo menyediakan layanan informasi melalui Media Center. 

Selain itu, Kemenag membuka akses komunikasi langsung melalui kontak Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah.

Bagi jamaah yang tidak bisa menggunakan HP, petugas dan pendamping akan membantu mereka dalam berkomunikasi.

Tahun 2025 ini, jumlah jamaah haji asal Gorontalo mencapai 969 orang, yang terbagi dalam tiga kloter. 

 


(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved