Berita Internasional
Ketegangan Memuncak di Los Angeles Gara-gara Protes Anti-Imigran, Mobil Otonomi Dibakar
Ketegangan memuncak di Los Angeles pada Minggu (8/6/2025), ketika ribuan demonstran membanjiri jalanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KERUSUHAN-DI-LA-Polisi-Antihuru-hara-Demonstran-Anti-ICE-Bentrok.jpg)
Protes kali ini tidak mencapai skala kerusuhan Watts dan Rodney King atau protes tahun 2020.
Terakhir kali Garda Nasional diaktifkan tanpa izin gubernur adalah pada tahun 1965, ketika Presiden Lyndon B Johnson mengirim pasukan untuk melindungi pawai hak-hak sipil di Alabama.
Dalam arahan Sabtu, Trump menggunakan ketentuan hukum yang memungkinkannya mengerahkan anggota layanan federal ketika ada pemberontakan atau bahaya pemberontakan terhadap otoritas Pemerintah Amerika Serikat. Ia mengizinkan pengerahan 2.000 anggota Garda Nasional.
Trump mengatakan kepada wartawan saat bersiap naik Air Force One di Morristown, New Jersey, Minggu, bahwa ada "orang-orang kejam" di Los Angeles dan mereka tidak akan lolos begitu saja.
Ketika ditanya apakah ia berencana mengirim pasukan AS ke Los Angeles, Trump mengaku akan mengerahkan pasukan di mana-mana.
Kita tidak akan membiarkan ini terjadi pada negara kita. Kita tidak akan membiarkan negara kita terkoyak seperti yang terjadi di bawah Biden.
Sekitar 500 Marinir yang ditempatkan di Twentynine Palms, sekitar 125 mil (200 kilometer) di timur Los Angeles, berada dalam status siap untuk dikerahkan Minggu sore, menurut Komando Utara AS.
Mantan Wakil Presiden Kamala Harris, yang tinggal di Los Angeles, mengatakan penangkapan imigran dan pengerahan Garda dirancang sebagai bagian dari agenda kejam dan terencana untuk menyebarkan kepanikan dan perpecahan.
Ia menyatakan dukungan bagi mereka yang "berdiri untuk melindungi hak-hak dan kebebasan fundamental kita.
(*)
| Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara |
|
|---|
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|
| Ledakan Guncang Ibukota Iran di Hari Kelima Perang dengan Amerika, Serangan Terjadi saat Fajar |
|
|---|
| Terungkap! CCTV Iran Diretas untuk Lacak Rute Harian Ali Khamenei Sebelum 30 Rudal Ditembakkan |
|
|---|