Minggu, 22 Maret 2026

Viral Internasional

Dulu Masuk Kabinet Presiden AS, Kini Elon Musk Setuju Pemakzulan Donald Trump

Elon Musk kembali menjadi sorotan publik usai dirinya menyetujui pemakzulan Donald Trump.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Dulu Masuk Kabinet Presiden AS, Kini Elon Musk Setuju Pemakzulan Donald Trump
Francis Chung/EPA
SETUJU PEMAKZULAN -- Foto Elon Musk dan Donald Trump. Elon Musk kini tak lagi berpihak pada pemerintahan Donald Trump. (Sumber Foto: Francis Chung/EPA) 

Dalam pernyataannya, Vance menekankan bahwa pemakzulan bukan solusi yang sehat bagi perpecahan politik di Amerika Serikat.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya tetap setia kepada Trump, dan tidak berniat mengambil alih posisi presiden secara inkonstitusional.

JD Vance berusaha menjaga posisi politik yang stabil, tampak ingin menghindari konflik terbuka baik dengan Trump maupun dengan Musk, dua tokoh berpengaruh dalam Partai Republik dan dunia bisnis AS.

"Saya berharap Elon akhirnya kembali. Mungkin itu tidak mungkin sekarang karena dia sudah sangat agresif," kata Vance dikutip dari The Guardian.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kakak Beradik Keroyok Tetangga di Kota Gorontalo, Pelaku Mabuk Miras Oplosan

Kronologi Konflik Musk VS Trump

Komentar ini dicuitkan Musk di platform media sosial miliknya di tengah serangkaian unggahan saat ia dan Trump secara terbuka saling mengkritik dalam memburuknya hubungan politik yang tampak kuat beberapa minggu lalu.

Adapun pertengkaran publik dimulai pada Kamis (5/6/2025) sore waktu setempat, setelah presiden mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa ia "kecewa" dengan kritik Musk terhadap rancangan undang-undang rekonsiliasi anggarannya.

Merespons kritikan itu, Presiden Trump  menyebut miliarder itu "gila" dan mengancam akan membatalkan kontrak federal perusahaannya.

Trump kemudian mengatakan di platform media sosial Truth Social bahwa ia tidak keberatan Musk menentangnya tetapi ia seharusnya melakukannya "beberapa bulan yang lalu."

Musk yang sebelumnya menyebut dirinya sebagai "sahabat utama" Trump, langsung membalas cuitan Trump lewat media sosial di platform X-nya.

Musk mengunggah cuitan, menyebut bahwa Trump tidak akan pernah memenangkan kembali Gedung Putih tanpa bantuannya.

Musk bahkan mengancam akan menonaktifkan wahana antariksa Dragon yang sangat penting yang menopang Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang selama ini menjadi andalan pengiriman kargo dan kru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). 

Buntut perseteruan ini Trump dengan tegas menyatakan bahwa hubungan antara dirinya dan miliarder teknologi Elon Musk telah berakhir.

 

(Tribunnews.com / Namira)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pecah Kongsi! Elon Musk Usulkan Pemakzulan Trump, Dorong JD Vance Rebut Kursi Presiden

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved