Tambang Emas Ilegal Boaelmo
Diprotes soal Penertiban Alat Berat di Lokasi Tambang Ilegal, Kapolres Boalemo: Saya Harus Tegas
Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi menyatakan komitmen untuk menertibkan seluruh aktivitas tambang emas ilegal atau Pertambangan Emas Tanpa Izin
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/FotoKapolres-Boalemo-AKBP-Sigit-Rahayudi.jpg)
Sementara itu, tambang ilegal di wilayah Sambati dan Tenilo juga akan segera ditindak.
“Ini proses bertahap. Hari ini ditertibkan, besok muncul lagi. Tapi kami tidak akan berhenti. Semua tambang ilegal akan kami tindak,” tegasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Kapolres juga telah menemui istri Marten untuk menyampaikan permohonan maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan.
“Kami tetap melayani masyarakat dengan baik, tapi hukum harus ditegakkan,” tandasnya.
Viral Kapolres Boalemo Gorontalo Marahi Penambang
Belakangan beredar video Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi adu mulut dengan penambang.
Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Sigit menegaskan bahwa tidak ada perlakuan kasar maupun intimidasi.
“Sebenarnya saya tidak marah, cuma suara saya saja yang diperbesar. Tidak ada tindakan menghardik, tidak pula kata-kata kasar,” ujar AKBP Sigit kepada wartawan, Selasa (4/6/2025).
Menurutnya, sikap tegas yang ditunjukkannya merupakan bagian dari proses pembinaan terhadap anggota, bukan intimidasi kepada masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa seluruh interaksi yang terjadi di Polres Boalemo saat itu terekam dalam video, dan siap dijadikan sebagai bukti autentik.
“Kalau mau dicek di video, tidak ada satu pun kata kasar dari saya. Semua bisa diverifikasi,” tegasnya.
Meski membantah adanya kekerasan, Kapolres menyampaikan keterbukaannya terhadap evaluasi profesional jika ditemukan kekhilafan dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau dalam pelayanan kepada masyarakat ada kekhilafan atau kurang profesional, saya mohon maaf. Itu pun sudah saya sampaikan langsung,” ujarnya.
AKBP Sigit juga menginformasikan bahwa klarifikasi lanjutan terkait persoalan ini akan digelar pada Rabu, 4 Juni 2025 pukul 10.00 Wita.
“Saya pribadi siap sejak pukul 08.00 sampai 10.00. Silakan konfirmasi lebih lanjut ke Humas,” tutupnya.
Baca juga: Ipda Aprianto Anggota Brimob Papua Barat Mabuk Miras saat Aniaya Seorang TNI Gorontalo
Diberitakan sebelumnya, Seorang pria bernama Marten Yosi Basaur, pemilik alat berat di lokasi tambang emas ilegal (PETI) Sambati terlibat adu mulut dengan Kapolres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi.