Polisi Keroyok TNI
Bukan Masalah Asmara, 2 Polisi Keroyok Anggota TNI Gorontalo karena Tersinggung Perkataan Korban
Belakangan beredar video sejumlah anggota TNI menggeruduk Polres Gorontalo pada Rabu (5/6/2025) malam.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-sejumlah-anggota-TNI-Gorontalo-mendatangi-Polres-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Belakangan beredar video sejumlah anggota TNI menggeruduk Polres Gorontalo pada Rabu (5/6/2025) malam.
Dalam video yang dibagikan oleh akun medsos itu terdengar anggota TNI meminta Brimob yang terlibat pengeroyokan untuk keluar.
Pemilik akun medsos juga menulis narasi bahwa perseteruan ini diduga disebabkan karena masalah asmara.
Disclaimer : Artikel ini mengalami perubahan. Pelaku bukan lagi anggota Brimob Polda Papua tapi sudah bertugas di reserse Polda Papua.
Akun Instagram gtlo.karlota mengunggah video sejumlah anggota TNI dan masyarakat memadati halaman Polres Gorontalo.
"VIRAL!!! BEREDAR VIDEO AMATIR BAKU SAPU ANTARA PARA PERSONIL TNI VS BRIMOB DI POLRES GORONTALO, DIDUGA SEMENTARA KARENA ASMARA"
Hingga pukul 10.16 Wita, Kamis (5/6/2025), video unggahan tersebut telah disukai 2.177 pengguna Instagram, dan dikomentari ratusan warganet.
"Ngana lia itu adek, demi ngana ini nou," komentar warganet.
"Kita dengar 1 vs 1 tni vs Brimob, tni kalah langsung pangge dpe taman," tulis akun lain.
Beberapa warganet mengaku menyaksikan langsung insiden ini namun tidak mengetahui apa masalahnya.
Bahkan ada yang sempat melewati Polres Gorontalo tapi takut mendekat karena disangka swiping.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Anggota TNI Gorontalo Dikeroyok 2 Brimob Papua Barat Bersama 7 Warga
Keterangan pihak TNI
Kepala Penerangan Korem 133/Nani Wartabone Kapten Inf Suyono membantah narasi konflik yang terjadi di kawasan Polres Gorontalo disebabkan masalah asmara.
Menurut Suyono, insiden yang terjadi di area perumahan kawasan Polres Gorontalo itu hanya kesalahpahaman antara pelaku dan korban.
“Sudah selesai, tidak ada teriak-teriak di Polres. Ini hanya salah paham, tidak ada motif asmara,” ujar Kapten Inf Suyono kepada TribunGorontalo.com, Kamis (5/6/2025).
Kapten Inf Suyono menjelaskan insiden bermula ketika anggota TNI menaiki becak motor (bentor) yang dikemudikan oleh Ical.
Saat hendak memasuki perumahan di kawasan Polres Gorontalo, jalanan terhalang beberapa sepeda motor.
Anggota TNI itu kemudian meminta pemilik sepeda motor untuk memindahkan kendaraannya.
Namun, dua anggota Polri yang berada di lokasi justru tersinggung karena permintaan anggota TNI itu.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Anggota TNI Gorontalo Dikeroyok 2 Brimob Papua Barat Bersama 7 Warga
Ipda Aprianto, Anggota Polda Papua Barat yang sedang cuti di Gorontalo itu langsung memukuli anggota TNI dan sopir bentor.
Aksi kekerasan ini juga didukung tujuh warga di sekitar lokasi. Sehingga total sembilan orang yang mengeroyok dua korban.
"Karena oknum anggota (Polri) itu mabuk jadi dipukul anggota TNI itu bareng temannya dan tujuh masyarakat," jelas Kapten Inf Suyono ditemui TribunGorontalo.com pada Kamis (5/6/2025) pagi.
Kapten Inf Suyono mengatakan bahwa anggota TNI itu sempat mengalami lebam di mata sebelah kiri.
“Jadi awalnya mereka nggak tahu dia anggota TNI. Setelah bilang ‘saya anggota’ baru berhenti dipukul,” ujar Suyono.
"Semalam anggota TNI karena tidak terima dilaporkan lah ke Polres Gorontalo, buat laporan karena pemukulan itu," tambahnya.
Saat ini, para pelaku dan korban telah dipertemukan untuk mediasi perdamaian.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)
| Konflik TNI dan Polisi Papua Barat di Gorontalo Berakhir Damai, Mediasi Digelar di Polres |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Konflik Polisi Vs TNI Gorontalo Berakhir Damai, Murni Kesalahpahaman |
|
|---|
| 7 Fakta Anggota Polri Keroyok Seorang TNI di Gorontalo, Sopir Bentor Turut Jadi Korban |
|
|---|
| Ipda Aprianto, Anggota Polda Papua Barat Mabuk Miras saat Aniaya Seorang TNI Gorontalo |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Seorang Anggota TNI Gorontalo Dikeroyok 2 Anggota Polda Papua Barat Bersama 7 Warga |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.