Berita Internasional
Alasan Elon Musk Mundur dari Jabatan Penasihat Utama Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Elon Musk dikabarkan mundur dari jabatan penasihat utama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Elon-Musk-dan-Donald-Trump.jpg)
Musk mengumumkan keputusannya satu hari setelah CBS merilis sebagian wawancara di mana ia mengkritik inti dari agenda legislatif Trump. Ia mengaku "kecewa" dengan kebijakan Trump tersebut.
Undang-undang tersebut mencakup campuran antara pemotongan pajak dan peningkatan penegakan hukum imigrasi.
Musk menggambarkannya sebagai "RUU pengeluaran besar-besaran" yang meningkatkan defisit pemerintah dan merusak kinerja DOGE yang dipimpinnya.
"Saya pikir RUU bisa besar atau bisa juga indah," kata Musk.
"Tetapi saya tidak tahu apakah bisa keduanya," ujarnya, seperti dikutip dari The Associated Press.
Trump, yang berbicara di Ruang Oval pada Rabu, membela keputusannya sendiri tentang RUU tersebut. Ia menyebutkan tentang politik rumit yang terjadi dalam negosiasi RUU tersebut.
"Saya tidak senang dengan aspek-aspek tertentu darinya, tetapi saya senang dengan aspek-aspek lainnya," katanya.
Trump juga mengatakan lebih banyak perubahan akan dapat dilakukan.
"Kita akan lihat apa yang terjadi," katanya.
"Masih ada jalan yang harus ditempuh."
Partai Republik baru-baru ini meloloskan langkah tersebut melalui DPR dan sedang membahasnya di Senat. Kekhawatiran Musk juga dirasakan beberapa anggota parlemen Republik.
"Saya bersimpati dengan Elon yang putus asa," kata Senator Wisconsin Ron Johnson.
Berbicara di acara Milwaukee Press Club pada Rabu, Johnson menambahkan, ia cukup yakin ada banyak tentangan untuk memperlambat proses ini hingga presiden serius untuk mengurangi pengeluaran.
Ia mengatakan tidak ada tekanan yang dapat diberikan Trump kepadanya untuk mengubah posisinya.
Baca juga: Bongkar Korupsi di Baznaz Jabar, Tri Yanto Malah Jadi Tersangka
Curhat soal Bekerja di Pemerintahan
Dalam wawancara di beberapa media sebelumnya, Musk terkadang tampak malu dengan pengalamannya bekerja di pemerintahan.