Berita Viral
Air Sumur Dikemas Galon Mineral: Pelaku di Bekasi Raup Omzet Rp70 Juta dalam 2 Tahun
Air mineral isi ulang yang dibeli oleh masyarakat itu disabotase olehnya dengan menggunakan air sumur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/air-isi-ulang.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Nasib nahas menimpa tukang air isi ulang dalam kemasan galon ini.
Pasalnya usahanya ini tertangkap menggunakan air sumur.
Air mineral isi ulang yang dibeli oleh masyarakat itu disabotase olehnya dengan menggunakan air sumur.
Dilansir dari TribunJatim.com, Kasus pemalsuan galon isi air mineral yang sudah berjalan kurang lebih dua tahun, sontak membuat warga geger.
Modusnya, pelaku mengisi produk air mineral dalam galon yang kosong dengan air tanah atau air sumur.
Kemudian galon tersebut disegel dengan tutup salah satu merek produk air mineral dengan rapi.
Kasus yang dibongkar oleh Polres Metro Bekasi ini pun membuat warga Bekasi, Jawa Barat, geger hingga viral di media sosial.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa mengatakan, kasus diungkap jajaran Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang curiga dengan Depot Air Isi Ulang Wajaya Tirta di Kampung Burangkeng RT 04/12, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Karena laporan masyarakat, petugas Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Bekasi melakukan penyelidikan.
Hasilnya, petugas menduga adanya kegiatan produksi dan penjualan produk air minum kemasan galon yang diduga palsu.
Caranya dengan mengisi ulang galon kosong dengan air tanah.
"Dari hasil penyelidikan, terungkap pemalsuan isi galon dengan air tanah dan menangkap satu tersangka berinsial SST (40)," kata Mustofa saat konferensi pers di Gedung Promoter Polres Karawang, Jumat (23/5/2025).
Mustofa menerangkan, hasil pemeriksaan air tanah dari sumur tersebut juga tidak memiliki izin.
Pelaku membuat kamuflase depot air isi ulang, padahal air isi ulang tersebut untuk mengisi galon bermerek.