Jumat, 13 Maret 2026

Berita Haji Gorontalo

Maryam Pou, Calon Jemaah Haji Tertua Gorontalo Rutin Jalan Pagi Jelang Keberangkatan ke Mekkah

Maryam Pou menjadi Calon Jemaah Haji tertua dari Provinsi Gorontalo. Diumurnya 85 tahun ini dirinya semangat menunggu detik-detik keberangkatan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Maryam Pou, Calon Jemaah Haji Tertua Gorontalo Rutin Jalan Pagi Jelang Keberangkatan ke Mekkah
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
JAMAAH HAJI TERTUA - Maryam Pou (85) saat ditemui TribunGorontalo, Jumat (16/5/2025). Maryam terlihat bugar menjelang hari keberangkatan ke Tanah Suci meski sudah lansia berumur 85 tahun. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Maryam Pou menjadi Calon Jemaah Haji tertua dari Provinsi Gorontalo.

Diumurnya yang sudah menginjak 85 tahun ini dirinya semangat menunggu detik-detik keberangkatan.

“Alhamdulillah, senang dan bahagia,” ungkap Maryam singkat

Didampingi putrinya, Marni Muharram (58) Maryam telah bersiap menunaikan rukun islam kelima setelah penantian panjang.

Baca juga: Masyarakat Indonesia Didorong Untuk Gunakan E-Sim, Menkomdigi: Demi Hindari Spam Calling

Kata Marni, ibunya ini rutin berolahraga ringan seperti jalan pagi menjelang hari keberangkatannya.

Hal ini dilakukan Maryam demi bisa kuat ketika di Tanah Suci Mekkah nanti.

JAMAAH HAJI TERTUA - Maryam Pou (85) dan anaknya saat diwawancarai TribunGorontalo, Jumat (16/5/2025). Maryam terlihat bugar menjelang hari keberangkatan ke Tanah Suci meski sudah lansia berumur 85 tahun
JAMAAH HAJI TERTUA - Maryam Pou (85) dan anaknya saat diwawancarai TribunGorontalo, Jumat (16/5/2025). Maryam terlihat bugar menjelang hari keberangkatan ke Tanah Suci meski sudah lansia berumur 85 tahun (TribunGorontalo.com/Arianto Panambang)

"Insya Allah oma masih kuat. Setiap pagi oma masih jalan-jalan," ujar Marni dengan mata berkaca-kaca saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Jumat (16/5/2025).

Kata Marni, jalan pagi ini dengan semangat dikerjakan Maryam tiap hari.

Baca juga: Siti Jamumall, Tiktoker Malaysia Viral Usai Ditalak Suami saat Live, Padahal Baru Seminggu Rujuk

Meski usianya telah lanjut dan ada riwayat hipertensi, semangat Marni tidak pernah pudar.

Selain jalan pagi, Maryam pun rutin mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap stabil dan fit untuk berangkat ke Mekkah.

Perjalanan spiritual ini sudah direncanakan sejak lama, Mani mendaftarkan dirinya sendiri pada 2015 sedangkan sang ibu di tahun 2019.

Baca juga: Terlibat dalam Praktik Haji Ilegal, Dua WNI Asal Jawa Barat Ditangkap Kepolisian Arab Saudi

Namun jadwal keberangkatan mereka tak sesuai, kata Marni dirinya sempat mengajukan permohonan agar ibunya bisa berangkat bersamanya.

Porsi ibadah haji Marni jatuh pada tahun 2026 sedangkan sang ibu, Maryam pada tahun 2032.

Namun, keduanya dijadwalkan keberangkatan pada tahun 2025 ini.

Hal ini dikarenakan Maryam termasuk prioritas bagi jemaah lansia sehingga prosesnya dipercepat.

Baca juga: Promo JSM ALfamart dan Indomaret 16 - 19 Mei 2025: Minyak Goreng 2L Hanya Rp30 Ribuan Saja

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved