Selasa, 10 Maret 2026

Penemuan Bayi di Gorontalo

Bayi yang Ditemukan di Suwawa Gorontalo Kini Ditangani Medis, Adopsi Akan Dibuka Tiga Bulan Kedepan

Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango kini ditangani oleh tenaga medis.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Bayi yang Ditemukan di Suwawa Gorontalo Kini Ditangani Medis, Adopsi Akan Dibuka Tiga Bulan Kedepan
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
PENEMUAN BAYI -- Ruangan R. Nicu RS Toto Kabila, tempat bayi dirawat, Selasa (13/5/2025). Bayi laki-laki yang ditemukan di Suwawa kini sedang mendapatkan perawatan yang lebih intensif. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Tinelo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango kini masih dalam penanganan medis.

Bayi itu sebelumnya ditangani di Puskesmas Suwawa, namun dirujuk ke Rumah Sakit Toto Kabila untuk memastikan secara detail kondisinya.

Hal itu disampaikan Udin Kuku, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone Bolango.

Kata Udin, bayi ini harus mendapatkan penanganan lanjutan dari fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisinya dalam keadaan sehat.

Baca juga: Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier Dituding Tidak Sah, Ini Tanggapan Ustaz

"Sehat, tapi harus ada penanganan lanjutan maka dirujuk ke rumah sakit Toto, Kabila," terangnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (13/5/2025).

Kata Udin, hingga saat ini, bayi itu masih dalam penanganan medis di RS Toto Kabila di Ruangan Nicu.

Pihaknya juga saat ini masih menunggu hasil laboratorium soal kesehatan bayi itu secara mendetail.

"Pemeriksaan Lab belum keluar maka bayi ini masih dirawat inap," lanjutnya.

Baca juga: Detik-detik Ria Lasulika Warga Tinelo Gorontalo Temukan Bayi Dalam Kantong Plastik, Syok dan Kaget

Setelah hasil laboratorium keluar dan menunjukkan kondisi yang baik, Udin berencana akan membawanya ke Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Provinsi Gorontalo.

Bayi ini akan berada di RPSA selama tiga bulan sembari pencarian orang tua kandungnya dilakukan.

Jika orang tuanya belum juga ditemukan dalam kurun waktu itu, maka proses adopsi pun akan dibuka.

"Ketika orang tua belum ditemukan selama kurang lebih tiga bulan maka kami membuka proses adopsi," jelasnya.

Kata Udin, sebenarnya sudah ada dua orang warga Bone Bolango yang menawarkan untuk mengadopsi bayi tersebut.

Baca juga: 10.000 Karyawan Panasonic di PHK Karena Penjualan Turun Drastis, Bagaimana Nasib Pekerja?

Namun, proses ini membutuhkan waktu sebab bayi tersebut masih dalam lindungan negara.

Pemerintah juga kata Udin telah memberikan berbagai kebutuhan dasar bayi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved